Kepala BIN sesalkan penyerangan PDIP ke kantor TVOne Yogya

"Jangan dibiarkan pengerahan-pengerahan massa yang besar ke kantor-kantor media," kata Marciano Norman.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Kepala BIN sesalkan penyerangan PDIP ke kantor TVOne Yogya
Kantor TvOne di Yogya disegel PDIP. ©2014 merdeka.com/kresna

Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Marciano Norman menyayangkan aksi massa PDIP yang menyerang kantor berita tvOne di Yogyakarta. Seharusnya, jika ada protes terkait penyiaran, bisa diselesaikan dengan mekanisme di Dewan Pers."Tadi malam sekelompok yang tidak puas dengan materi penyiaran dan lain sebagainya hendaknya ini diselesaikan melalui mekanisme penyelesaian masalah di media itu melalui mekanisme yang ada," ujar Marciano, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (3/7).Marciano mengatakan jika protes penyiaran itu diselesaikan dengan mekanisme yang benar, maka proses hukumnya dapat berjalan sesuai aturan. Namun, jika ada aksi-aksi seperti penyerangan justru dapat berdampak negatif kepada kebebasan pers. PDIP dapat terkena dua UU sekaligus."Jangan dibiarkan pengerahan-pengerahan massa yang besar ke kantor-kantor media, karena ini nanti berdampak negatif kepada kebebasan menyampaikan pendapat yang selama ini telah diberikan. Kebebasan pers yang tetap dia minta secara tanggung jawab yang selama ini juga telah diberikan kepada komunitas pers indonesia, hal seperti ini hendaknya diselesaikan dengan mekanisme yang ada," jelasnya."Yakinlah bahwa kebenaran itu pasti akan diambil oleh mereka yang berwenang dalam menyelesaikannya," ujar Marciano lagi.

Rekomendasi