Menjelang keikutsertaan kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2022, Menpora Imam Nahrawi akan menyiapkan secara detail khususnya atlet-atlet agar masuk dalam iklim-iklim keunggulan setiap pertandingan. Hal ini menjadi penting agar mereka lebih termotivasi lagi menjaga mental dan spirit dalam bertanding.
"Sehingga mereka sering bertanding dengan juara-juara dunia. Tentu harus diikuti dengan kebijakan anggaran. Karenanya nanti anggaran yang disalurkan kepada cabang-cabang olahraga harus betul-betul untuk try out jangka panjang. Jika perlu, atlet yang disiapkan di Olimpiade nanti tidak pulang ke Indonesia, jadi dia tour kemana-mana, try out kemana-mana," kata Menpora usai menghadiri diskusi bersama Forum Merdeka 9 di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta, Senin (3/9).
Selain itu, kesuksesan penyelenggaraan Asian Games 2018 membuat Indonesia berkeinginan untuk menjadi tuan rumah di ajang Olimpiade 2032. Karena venue-venue di Jakarta dan Palembang pun dinilai sudah siap.
"Kita punya sumber daya manusia yang luar biasa, kita punya pengalaman kepanitiaan yang alhamdulillah mendapat pujian dari masyarakat internasional. Kita punya tim kreatif yang keren dan hebat, kita sangat siap (jadi tuan rumah Olimpiade," kata Menpora.
Maka dari itu, usai Asian Games kemarin, Ia pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga aset negara seperti venue-venue pertandingan.
"Lebih dari itu pengalaman Asian Games, kerja 3,5 tahun dan alhamdulillah bisa. Itu artinya pemerintah bersama kita semua, pemerintah daerah juga, kalau diberikan amanat pasti bisa, diberikan tugas pasti bisa," katanya.