Kelakar Ganjar Anak Muda Pelihara Tuyul karena Punya Uang tapi Tidak Kerja ke Kantor

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkomitmen untuk menyediakan ruang bagi anak muda mengembangkan hobinya. Dia meyakini anak muda Indonesia mampu mengubah zaman menjadi jauh lebih baik.

Iqbal Fadil
Oleh Iqbal Fadil - Reporter
Kelakar Ganjar Anak Muda Pelihara Tuyul karena Punya Uang tapi Tidak Kerja ke Kantor
Ganjar Pranowo. ©2021 Merdeka.com

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkomitmen untuk menyediakan ruang bagi anak muda mengembangkan hobinya. Dia meyakini anak muda Indonesia mampu mengubah zaman menjadi jauh lebih baik.

"Tugas saya dan orang tua mendorong, Tut Wuri Handayani, memberi ruang dan dukungan fasilitas agar hobi dan interest teman-teman terwadahi, tersalurkan," ujar Ganjar Jumat (3/12).

Ganjar menyampaikan hobi dan cita-cita generasi anak muda saat ini keren-keren. Dia mengaku hal itu tidak pernah terbayang oleh generasi sebelumnya.

Berita Ganjar Pranowo lainnya, bisa dibaca di Liputan6.com

"Sekarang, hobi makan, jalan-jalan, ngegame, bahkan hobi ngomong aja bisa menghasilkan uang. Ada juga yang semula hobi sekarang jadi pecinta mati, seperti para pecinta K-Pop dan drama Korea," ujarnya.

Lebih lanjut, Ganjar menyampaikan banyak anak muda yang dianggap tidak punya pekerjaan namun bisa beli kendaraan hingga liburan ke luar negeri.

Dia berkelakar anak muda seperti itu bahkan bisa dituding memelihara tuyul oleh orang yang tidak mengikuti perkembangan zaman saat ini di mana uang tidak lagi didapat dengan bekerja ke kantor.

"Padahal dia itu mungkin jago desain, jago ngedit video, penulis konten. Ada juga content creator, selebgram, gamers, influencer, mungkin YouTuber atau trader yang gajinya tidak lagi rupiah, bahkan dollar. Itu adalah ruang-ruang penghasil banyak yang tidak pernah terpikirkan oleh generasi saya," ujar Ganjar.

Di sisi lain, Ganjar menyampaikan setiap zaman memiliki kebutuhan dan tantangan yang berbeda. Misalnya, orang seusianya tidak mampu lagi membuat game atau aplikasi. Selain itu, dia mengaku sudah tidak memiliki waktu untuk belajar coding dan menciptakan program yang bisa mengubah zaman.

"Yang bisa ya saya kira anak-anak. Anak-anak saya, anak-anak Anda. Semua generasi baru ini," ujarnya.

Rekomendasi