Kekecewaan Nakes di RSUD Banten, Insentif Belum Dibayar dan Beli Masker Sendiri
Merdeka.com - Tenaga kesehatan (nakes) yang menangani kasus Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten tengah kecewa. Insentif mereka sejak Oktober 2020 belum juga dibayarkan.
Kondisi ini terjadi di saat para nakes tengah berjibaku dengan bertambahnya pasien Covid19 di RSUD Banten. Saat mereka menghadapi risiko besar, haknya belum juga diberikan.
"Kita sudah capek, lelah, pasien nambah banyak, tapi dari pemerintah nggak ada kepastian gini, udah kaya mempermainkan kita. Gimana yah demo nggak bisa, takut dipecat," kata salah seorang tenaga kesehatan RSUD Banten yang tak mau menyebutkan nama, Kamis (1/7).
Bukan hanya soal insentif, nakes juga mengeluhkan ketersediaan alat untuk melindungi diri. Mereka mengaku harus membeli masker KN95 dan vitamin dengan dana pribadi, karena jatahnya terbatas. Satu tim yang terdiri dari 6 nakes hanya mendapat 3 makser.
"Kita beli sendiri masker KN95, gimana kalau gak dari uang itu (insentif), sedangkan kita sudah nggak ada perhatian suplai vitamin dan masker," katanya.
Para nakes saat ini hanya mengandalkan honor sebagai karyawan RSUD Banten. Uang itu digunakan untuk menghidupi keluarga, juga untuk membeli alat pelindung diri.
"Berapa sih gajinya, nggak gede kalau gak ngandelin insentif. Mana cukup buat hidupin anak-istri. Kita ini bertahan untuk jadi nakes Covid tapi nggak ada kepastian," katanya.
Saat ini para nakes sudah mulai kelelahan. Tak sedikit pula yang terpapar Covid-19. Sementara itu pasien baru Covid-19 yang masuk ke RSUD Banten mencapai 20 orang per hari, sehingga pihak manajemen mengubah ruang IGD menjadi ruangan perawatan ICU pasien Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengakui insentif nakes di RSUD Banten masih tertunggak. Dia mengatakan, manajemen rumah sakit masih menyusun berkas yang dibutuhkan untuk pencairan.
"Oleh pihak manajemen RSUD Banten sedang dalam proses penyusunan berkas-berkas yang dibutuhkan dalam pengajuan pencairan," ujarnya singkat melalui pesan WhatshApp di group Info Covid-19 Banten, Jumat (2/7).
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya