Kasus narkoba di Aceh meningkat, kapolda minta warga tak cuek

Tahun 2013 lalu, polisi mengungkap 1.075 kasus narkoba, naik 79 kasus dari tahun 2012 sebanyak 999.

Afif
Oleh Afif - Reporter
Kasus narkoba di Aceh meningkat, kapolda minta warga tak cuek
narkoba. shutterstock

Kasus peredaran narkoba di Aceh terus meningkat. Jika tahun 2012 hanya 999 kasus, maka di 2013 lalu, polisi mengungkap 1.075 kasus narkoba.Terkait peningkatan jumlah kasus yang ditangani jajarannya, Kapolda Aceh, Irjen Pol Herman Effendi, menegaskan sangat merasa kecewa. "Ia, saya sangat kecewa pengungkapan kasus narkoba di Aceh tahun 2013 masih sangat rendah," kata Herman kepada merdeka.com, Jumat (3/1).Herman menyadari pemberantasan narkoba di Aceh sepanjang tahun 2013 relatif belum maksimal. Dia mencontohkan, bila seorang pengguna narkoba mengonsumsi 0,1 sabu-sabu, diprediksikan ada 1 kg narkotika jenis yang sama beredar di Aceh."Meskipun naik, tapi jumlah kasus yang diungkap itu masih terlalu sedikit, karena berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, pengguna narkoba di Aceh mencapai 10 ribu orang," tegasnya.Minimnya peran serta dari masyarakat, lanjut Herman, juga jadi kendala. Dalam pengamatannya, masyarakat bahkan lebih memilih menyembunyikan pelaku pengguna narkoba dari pada melaporkan ke polisi."Kendala besar kita itu, masyarakat masih sangat kurang kesadaran membantu pihak kepolisian untuk menangkap pelaku pengguna dan pengedar narkoba, justru bahkan ada yang berusaha menyembunyikan," imbuhnya.Masalah lainnya, saat polisi melakukan penyamaran untuk membongkar sindikat pengedar narkoba, yang terjadi malah dituduh warga sebagai bagian kelompok itu."Jadi serba salah kita kalau begini, maka butuh partisipasi aktif dari masyarakat," tukasnya.

Halaman
Rekomendasi