Kasus positif Covid-19 nasional meningkat dalam tiga pekan terakhir. Kenaikannya mencapai lima kali lipat. Per Kamis (20/1) dilaporkan kenaikan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 nasional sebanyak 2.116 dari hasil pemeriksaan terhadap 326.114 spesimen 183.531 orang. Total kasus positif Covid-19 di Tanah Air menjadi 4.277.644.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan menuturkan kasus saat ini sebagian besar terjadi di daerah Jabodetabek yang capaian vaksinasi dosis 1 dan 2-nya sudah tinggi. Sebab itu untuk menekan angka kasus, Luhut mengimbau agar daerah Jabodetabek segera lakukan vaksinasi booster.
"Hari ini teater perang sesungguhnya akibat peningkatan kasus terjadi di wilayah Jabodetabek, untuk itu saya minta provinsi DKI, Banten, dan Jawa Barat agar segera mengakselerasi vaksinasi booster," kata Luhut saat memimpin rapat Koordinasi Evaluasi PPKM Jawa Bali bersama seluruh Gubernur Jawa Bali dan Forkimpimda guna mengantisipasi gelombang varian omicron yang sedang mewabah saat ini, Kamis (20/1).
Mengingat Jabodetabek adalah pusat mobilitas, Luhut menilai tidak menutup kemungkinan penyebaran kasus ke provinsi lain bisa terjadi dengan cepat. Sebab itu dia meminta agar segera bersiap melakukan langkah mitigasi. Dia juga mengatakan hingga saat ini angka kematian masih landai dibandingkan dengan peningkatan kasus.
"Hingga saat ini angka kematian masih tetap terjaga meskipun terjadi peningkatan kasus," bebernya.
Untuk diketahui kementerian kesehatan melaporkan kenaikan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 nasional sebanyak 2.116 dari hasil pemeriksaan terhadap 326.114 spesimen 183.531 orang. Total kasus positif Covid-19 di Tanah Air menjadi 4.277.644. Kenaikan 2.116 kasus Covid-19 terjadi dalam 24 jam terakhir hingga hari ini, Kamis (20/1) pukul 12.00 WIB. Peningkatan ini merupakan tertinggi sejak 26 September 2021 yang mencapai 2.976 kasus harian.
Kemudian Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyampaikan kasus positif Covid-19 nasional meningkat dalam tiga pekan terakhir. Kenaikannya mencapai lima kali lipat.
"Meningkat lima kali lipat dari 1.123 kasus menjadi 5.454 kasus," jelasnya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (20/1).