Pemprov Riau menyiapkan 60 unit mobil ambulans untuk menjemput pasien Covid-19 yang semakin meningkat di daerah itu. Sebanyak 455 petugas medis akan menggunakan kendaraan itu untuk menjemput pasien positif Covid-19 menuju tempat isolasi.
"Langkah ini sebagai upaya kita untuk memberikan perawatan yang jauh lebih baik diberikan pemerintah. Sehingga pemulihan juga cepat dan angka penularan semakin rendah," kata Wakil Gubernur Riau Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution, Kamis (15/7).
Alumni Akabri Angkatan Darat 1984 ini juga menyampaikan, pelayanan dan penanganan serius harus dilakukan untuk mempercepat memutus mata rantai penularan Covid-19.
"Masyarakat yang terpapar covid-19 itu akan ditempatkan di tempat isolasi yang disediakan. Gedung olahraga juga akan kita rombak menjadi tempat isolasi jika dibutuhkan," kata mantan Komandan Korem (Danrem) Wirabima Pekanbaru itu.
Tak hanya itu, Polda Riau turut menerjunkan 220 personelnya bergabung dengan petugas yang ada. Mereka ikut membantu penanganan pasien terpapar virus corona.
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, penambahan personel itu sebagai langkah menekan angka penyebaran Covid-19 di luar kebijakan PPKM yang telah diberlakukan.
"Sebanyak 220 personel nanti akan melakukan pengawalan, edukasi dan pengamanan di tempat isolasi yang telah disediakan oleh pemerintah," ucap Agung.
Perwira tinggi jebolan Akpol 1988 itu berharap masyarakat yang melakukan isolasi mandiri mau menjalani isolasi di tempat yang disediakan pemerintah.
"Sebab penanganan akan lebih maksimal dengan petugas yang profesional," jelasnya.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi mengatakan, kasus Covid-19 di Riau meningkat drastis. Bahkan penambahan kasus, Rabu (14/7) kemarin adalah kasus tertinggi di Riau yakni mencapai 978 kasus terkonfirmasi Covid-19.
Menurut Yovi, penambahan drastis itu membuat total terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu mencapai 78.392 kasus. Rinciannya ada 5.219 isolasi mandiri, 931 rawat di rumah sakit, 70.143 sembuh, dan 2.099 meninggal dunia.