Kapolri sebut Kabareskrim ikut buru pelaku penusuk 2 anggota Kostrad

"Kita tidak bisa menduga-duga (pelaku kriminal) karena timnya sedang bekerja."

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Kapolri sebut Kabareskrim ikut buru pelaku penusuk 2 anggota Kostrad
Kapolri Badrodin Haiti tinjau pengamanan KAA. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan sudah membentuk tim gabungan TNI-Polri untuk mengungkap pelaku penusukkan dua anggota Kostrad Pratu Aspin Mallobasang dari Yonif L 433/JS dan Pratu Fatku Rahma dari Brigif L-3/K di tempat parkir lapangan Syekh Yusuf, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (12/7) kemarin."Kita tidak bisa menduga-duga (pelaku kriminal) karena timnya sedang bekerja. Tunggu saja hasilnya nanti dari tim yang di-back up sama Kabareskrim (Budi Waseso). Nanti setelah itu kita baru lihat hasilnya bagaimana," kata Badrodin usai Sertijab Panglima TNI di Mabes TNI, Selasa (14/7).Dia mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi kasus penusukkan tersebut tak terulang. Tim gabungan itu bakal dipimpin oleh Kapolda Sulawesi Selatan dan Pangdam VII/Wirabuana."Saya belum dapat laporannya, nanti teknis tanya ke Kabareskrim. Kita enggak bisa menduga (pelaku di sekitar Sulsel) itu teknis sekali," kata dia.Sementara, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menilai kasus penusukkan dua anggota Kostrad yaitu Pratu Aspin Mallobasang dari Yonif L 433/JS dan Pratu Fatku Rahma dari Brigif L-3/K adalah tindakan kriminal. Dia juga mengatakan pelaku penusukkan dua anggota Kostrad tersebut bukan insiden bentrokan TNI dan Polri di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan."Saya sangat percaya dengan Polri yang profesional. Saya yakin Polri akan profesional karena di tempat gelap tidak ada saksi pun dapat diungkap apalagi ini di tempat keramaian banyak orang," kata Gatot.

Rekomendasi