Maraknya aksi pembobolan pencurian dengan pemberatan (Curat) terhadap Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Kota Pekanbaru belakangan ini membuat polisi meningkatkan pengamanan dengan patroli rutin, hal ini dikarenakan polisi merasa bekerja sendirian dalam mengamankan ATM.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Robert Haryanto Watratan kepada merdeka.com Kamis (24/4), mengatakan pemilik ATM dan tempat yang ditumpanginya harus pakai. Jasa keamanan seperti security. "Pakai lah jasa keamanan, untuk menghindari terjadinya aksi pencurian," ujar Robert.
Robert menambahkan, pihaknya tak segan-segan akan menembak di tempat terhadap pelaku curat dan curas. "Jangan coba-coba mencuri dan merampok di Pekanbaru ini, akan ditembak di tempat," kata Robert.
"Kegiatan rutin kami tingkatkan, dengan melakukan operasi rutin patroli, sasaran prioritas yakni tempat yang dimungkinkan target aksi pelaku pembobolan ini," terang Robert.
Terkait senjata api yang digunakan perampok beberapa waktu lalu di toko emas Mulya Pekanbaru, Robert belum bisa memastikan asli atau palsu, "itu senjata genggam yang digunakan belum bisa disebut asli atau palsu, masih kita selidiki," ujar Robert.
Robert berharap kepada masyarakat agar ikut membantu polisi dalam mencegah terjadinya curat curas dan curanmor, "kami harap masyarakat membantu kami, ikut juga menjaga, setidaknya dengan informasi. Saya juga minta pemilik ATM melengkapi keamanan dengan satuan keamanan," terangnya.
Selain itu, kata Robert, si pemilik ATM dan pihak yang ditempati ATM seperti Alfamart, dan Indomaret wajib bertanggung jawab dalam hal keamanannya. "Jangan hanya polisi saja, pemilik ATM dan tempat ATM yang ditumpangi juga harus ikut menjaga keamanan," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Minggu (20/4) terjadi aksi perampokan di Toko Emas Mulya Jalan Sudirman Pekanbaru, perampok berhasil melarikan 3 kilogram emas dan uang tunai ratusan juta dari toko tersebut. Dalam melancarkan aksinya perampok sempat meletuskan senjata genggam mirip pistol dan laras panjang diletuskan ke atas beberapa kali untuk menakuti korbannya.
Selanjutnya, pada Senin (21/4) polisi menerima laporan kasus pencurian dengan pemberatan terhadap dua mesin ATM BRI di Alfamart di kecamatan Marpoyan Damai dan Alfamart di Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru. Pelaku berhasil melarikan uang tunai ratusan juta dengan menggunakan mesin las untuk membobol mesin tersebut.
Kemudian, pada Kamis (24/4), polisi berhasil menggagalkan pembobolan mesin ATM BCA di Kota Pekanbaru lagi, polisi sempat mengenali ciri-ciri pelaku dan mengantongi beberapa alat bukti.