Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mendekati warga yang memalang sejumlah venue PON XX di Kabupaten dan Kota Jayapura. Warga melakukan aksi tersebut diduga terkait ganti rugi atas kepemilikan tanah yang di atasnya dibangun venue.
"Memang benar saat pelaksanaan uji coba pengamanan PON XX dan Peparnas XVI, ada laporan dari salah satu Deputi Kemenpora yang menyatakan beberapa venue dipalang warga," ujar Irjen Pol Fakhiri di Jayapura, Minggu (15/8). Seperti dilansir Antara.
Dari laporan itu, Polisi mendatangi warga yang memalang venue aquatic di Kampung Harapan. Polisi meminta warga agar tidak melanjutkan aksinya. Sehingga area dapat segera digunakan untuk uji coba sebelum pertandingan dilakukan.
"Saya sedang menjajaki dilakukan pertemuan antara pemilik hak ulayat, yakni keluarga Ohee dengan Pemprov Papua agar nantinya tidak menjadi kendala mengingat PON XX makin delat pelaksanaanya, " kata Fakhiri seraya mengaku, akan mendatangi venue lainnya yang juga dipalang.
Ada sejumlah venue yang masalah ganti rugi dengan warga dilaporkan belum tuntas sehingga warga mengancam akan memalang venue tersebut.
"Mudah-mudahan berbagai permasalahan dengan warga pemilik hak ulayat dapat diselesaikan sehingga PON XX berlangsung tanpa gangguan berarti," harap Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri.
PON XX akan dilaksanakan tanggal 2-15 Oktober 2021 di empat wilayah di Papua yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Merauke dan Timika.