Kakek 104 Tahun Jadi Lansia Tertua Penerima Vaksinasi Covid-19
Merdeka.com - Seorang kakek berusia 104 tahun menerima suntik vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Vania, Bogor pada Selasa, 23 Maret 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno menerangkan, kakek yang memiliki nama lengkap Wirjawan Hardjamulia menjadi penerima vaksin Covid-19 tertua.
"Iya betul lansia tertua usia 104 Tahun 3 bulan 13 hari," katanya dalam keteranganya, Kamis (25/3).
Dalam keterangan resmi Rumah Sakit Vania yang dikirim langsung Kadinkes Kota Bogor disebut Wirjawan lahir di Tangerang, 10 Desember 1916.
Rumah Sakit Vania memang ditunjuk oleh Pemerintah Kota Bogor sebagai salah satu RS pelaksana kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk lansia di Kota Bogor. Wirjawan datang didampingi anaknya, dr Pardewi Indryati.
Sama seperti peserta vaksin lainnya, Wirjawan juga diperiksa kondisi kesehatan.
"Kondisi beliau sehat meski usia sudah se-abad lebih," ujar dia.
Sri Nowo menyampaikan, dr. Renol yang melakukan skrining menyatakan Wirjawan memenuhi syarat untuk dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19.
"Sehingga lolos ke Meja 3 untuk suntik vaksin covid-19 yang dilakukan oleh dr. Joshua Patrick," ucap dia.
Saat penyuntikan, Wirjawan sangat antusias dan bersemangat bahkan canda tawa menyertai kegiatan penyuntikan sehingga semua tenaga kesehatan yang ada tersenyum dan tertawa. Selesai vaksin beliau menunggu 30 menit untuk observasi pasca vaksin dengan didampingi putrinya dr. Indri.
Dia menjelaskan, vaksinasi Covid-19 untuk lansia adalah program pemerintah untuk usia di atas 60 tahun. Oleh karena itu, pihaknya mengajak dan mengundang masyarakat umum yang di usia 60 tahun ke atas untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 ini dengan menerapkan 5 M.
"Jangan khawatir untuk divaksin Covid-19. Seluruh penerima vaksin Covid-19 ini semua baik dan tanpa merasakan efek samping atau gejala apapun," ujarnya.
Rahasia Panjang Umur
Putri Wirjawan, dr Pardewi Indryati menceritakan, rahasia ayahnya yang tetap sehat meski usia sudah se-abad lebih. Menurut dia, semasa muda sampai sekarang selalu berpikiran positif terhadap orang lain dan senang membantu sesama, serta olahraga dan istirahat yang teratur.
"Anaknya dr. Indri yang saat ini berusia 73 tahun menceritakan bagaimana pola hidup dan rutinitas ayahnya sehingga masih sehat dan panjang umur," katanya.
Pernyataan juga diperkuat dari hasil skrining yang dilakukan oleh dr. Renol. Sehingga lolos untuk disuntik vaksin Covid-19 yang dilakukan oleh dr. Joshua Patrick.
Reporter: Ady AnugrahadiSumber: Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya