Jusuf Kalla dukung Jokowi nyapres 2014

Reporter : Muhammad Sholeh | Kamis, 7 Februari 2013 17:07




Jusuf Kalla dukung Jokowi nyapres 2014
Jokowi-JK. ©2012 Merdeka.com/Mustiana Lestari

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menggebrak politik nasional karena namanya mengungguli tokoh nasional dalam survei sebagai Capres 2014. Jokowi memiliki tingkat elektabilitas tinggi sebesar 21,2 persen mengalahkan Prabowo Subianto, Megawati Soekarnoputri, Aburizal Bakrie, Dahlan Iskan, dan Jusuf Kalla.

Politisi Senior Partai Golkar Jusuf Kalla memberikan isyarat setuju jika masyarakat Indonesia menjadikan Jokowi sebagai capres 2014. "Yang memilih itu masyarakat, saya. Tidak hanya saya saja, tergantung masyarakat," kata Jusuf Kalla (JK) di Jakarta, Kamis (7/2).

Menurut JK, Jokowi masih perlu waktu untuk melenggang sebagai Capres 2014. Ketua PMI ini mengakui jika Jokowi saat ini menjadi pusat perhatian semua pihak. Baik itu media, warga Jakarta dan hingga tingkat nasional.

"Tetapi perlu waktu lah untuk bicara itu (Capres 2014)," kata JK.

Diketahui, Jokowi maju dan menjadi sebagai Gubernur DKI Jakarta merupakan usulan dan skenario Jusuf Kalla. Tidak menutup kemungkinan, JK juga mempersiapkan skenario agar Jokowi sebagai Capres 2014.

[ded]

KUMPULAN BERITA
# Capres 2014# Jokowi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • HUT ke-69, TNI bakal berikan 'kado' buat SBY di akhir jabatannya
  • Jokowi pilih 34 menteri agar langsung kerja usai dilantik
  • 700.000 buruh konstruksi Indonesia 'diekspor' ke berbagai negara
  • Wujudkan swasembada pangan, Jokowi diminta geber 5 strategi ini
  • Loyalis SDA: Emron dkk oportunis, tak berhak pakai kantor PPP
  • Lalu lintas padat, dermaga Pelabuhan Padangbai akan ditambah
  • 'Para menteri Jokowi harus bisa komunikasi ke rakyat'
  • Jokowi ubah nama Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan
  • Indonesia ingin jualan mobil ke Australia
  • 10 Objek wisata populer paling jorok di dunia [part 1]
  • SHOW MORE