Jokowi Minta FIBA Asia Cup dan World Superbike Digelar dengan Prokes Ketat

Diketahui FIBA bakal diselenggarakan pada 17-19 Agustus 2021 di Istora Senayan Jakarta dan World Superbike yang akan diselenggarakan pada 12-14 November 2021 di Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Jokowi Minta FIBA Asia Cup dan World Superbike Digelar dengan Prokes Ketat
Presiden Jokowi pimpin upacara Hari Lahir Pancasila. ©Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali untuk mempersiapkan dengan baik terkait event sports tourism berkelas dunia. Salah satunya turnamen basket internasional FIBA Asia Cup yang akan dilakukan seperti perhelatan ASIAN Games pada 2018.

Diketahui FIBA bakal diselenggarakan pada 17-19 Agustus 2021 di Istora Senayan Jakarta dan World Superbike yang akan diselenggarakan pada 12-14 November 2021 di Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

"Saya kira kalau kita berkaca kepada Asian Games, tim nasional kita berada pada posisi 8 besar. Maka Insyaallah ini akan sama pada saat FIBA Asia nanti, nah Bapak Presiden setuju, dan beliau memberikan arahan kepada kami untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya karena waktunya sudah mepet," kata Zainudin usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu (2/6).

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan perhelatan world super bike akan melibatkan 24 atlet mancanegara. Diperkirakan antara 20 ribu penonton per hari yang berpotensi untuk menyaksikan world Superbike.

"Arahan presiden bahwa walaupun antusiasme yang tinggi dari masyarakat namun penyelenggaraan harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dan disiplin. Baik bagi para atlet maupun official crew dan juga para penonton," ungkapnya Sandi.

Jokowi, kata Sandi, berharap para atlet hadir 5 hari sebelum latihan dengan status sudah divaksin oleh 6 vaksin yang sudah disetujui oleh WHO. Kemudian sebelum keberangkatan melakukan tes PCR.

"Setelah kedatangan dalam karantina akan terus secara rutin dilakukan testing bagi para atlet," bebernya.

Sementara itu, Sandi berharap kedua ajang tersebut mampu membangkitkan semangat. Sehingga menunjukan kepada dunia bahwa Indonesia siap untuk menyelenggarakan event internasional.

"Covid-19 memaksa kita beradaptasi dan ini kita lakukan dengan penuh konsekuensi secara totalitas untuk memastikan pengendalian dari covid 19," bebernya.

Dua Event Dunia

Diketahui sebelumnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) fokus menyiapkan dua event sports tourism berkelas dunia, yang akan diselenggarakan di Indonesia di tahun 2021. Event pertama adalah turnamen basket internasional FIBA Asia Cup, yang bakal diselenggarakan pada 17-19 Agustus 2021 di Istora Senayan Jakarta. Event kedua adalah World Superbike yang akan diselenggarakan pada 12-14 November 2021 di Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

"Indonesia akan menjadi tuan rumah dua event olahraga kelas dunia. Pecinta bola basket dan superbike, siap-siap karena Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan FIBA Asia Cup dan World Superbike," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Senin (24/5). Dikutip dari Liputan6.com.

Terkait FIBA Asia Cup yang akan diselenggarakan di Jakarta, Sandiaga mengatakan event ini akan diikuti oleh 16 negara peserta dengan target 3.600 orang penonton. Jumlah itu setara dengan 50 persen dari kapasitas total Istora Senayan.

Sementara untuk event World Superbike, Sandiaga mengatakan telah menjajal sirkuit jalanan sepanjang 4,3 km tersebut.

"Rencananya akan dilakukan beberapa layer dan finalisasi sehingga pada tanggal pelaksanaan sirkuit ini sudah dalam kondisi yang prima," imbuh Sandiaga.

Sandi berharap dua event sports tourism berkelas internasional ini bisa menjadi ajang untuk mempromosikan destinasi Mandalika, sebagai salah satu destinasi super prioritas dan Jakarta yang juga masuk di destinasi prioritas pariwisata nasional.

"Event ini akan diselenggarakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Kami optimistis bahwa perhelatan ini akan membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Sandiaga.

Rekomendasi