Jalur Masih Tergenang, Perjalanan Kereta API Tujuan Jakarta dari Solo Dibatalkan

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto mengatakan selain ketiga KA tersebut, ada perjalanan dari kereta lain dari wilayahnya yang juga dibatalkan. Yakni KA Progo, relasi Lempuyangan - Pasar Senen.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Jalur Masih Tergenang, Perjalanan Kereta API Tujuan Jakarta dari Solo Dibatalkan
Jalur KA dari Solo Tergenang Banjir. ©2021 Foto humas PT KAI Daop 6

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di DKI Jakarta dan sekitarnya membuat sejumlah perjalanan kereta api (KA) dari Solo dibatalkan. Perjalanan KA dari Solo yang dibatalkan tersebut adalah KA Bengawan, relasi Purwosari - Pasar Senen, KA Senja Utama, relasi Solo Balapan - Pasar Senen dan KA Argo Dwipangga, relasi Solo Balapan - Gambir.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto mengatakan selain ketiga KA tersebut, ada perjalanan dari kereta lain dari wilayahnya yang juga dibatalkan. Yakni KA Progo, relasi Lempuyangan - Pasar Senen.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa KA. Dampak cuaca ekstrim di wilayah Jakarta, mengakibatkan perjalanan KA jarak jauh terhambat," ujar Supriyanto, Minggu (21/2).

Menurut dia, selain dari Yogyakarta dan Solo, sejumlah KA yang melintas di Daop 6 juga dibatalkan, di antaranya KA Bima, relasi Surabaya Gubeng - Gambir, Gajayana, relasi Malang - Gambir, KA Singasari, relasi Blitar - Pasar Senen dan KA Jayakarta, relasi Surabaya Gubeng - Pasar Senen.

"Demikian juga KA dari Jakarta yang mau ke Daop 6, KA 8A Argo Lawu relasi Gambir-Solo Balapan keberangkatan Gambir pukul 20.00 juga dibatalkan," ujar dia.

Sedangkan KA asal Jakarta yang akan melintas di Daop 6 yang juga dibatalkan adalah, KA 254 Jayakarta (Pasar Senen-Surabaya Gubeng keberangkatan pukul 17.10 WIB, serta 2 KA dari Stasiun Gambir. Yakni KA 76A Bima tujuan Surabaya Gubeng, keberangkatan Gambir pukul 17.00 WIB serta KA 72A Gajayana tujuan Malang keberangkatan pukul 18.10 WIB

"Bagi pelanggan yang sudah memesan tiket pada KA yang dibatalkan perjalanannya, dapat melakukan pembatalan melalui aplikasi KAI Access ataupun loket pembatalan yang terdapat di stasiun. Uang tiket karena KA batal berangkat akan dikembalikan 100 persen," kata dia.

Supriyanto menjelaskan, hingga saat ini ruas jalur pada petak jalan antara Kedunggedeh - Lemah abang Km 55 +100 hingga KM 53+600 masih terendam banjir dengan ketinggian air sampai dengan 150cm. Kondisi tersebut tidak hanya membuat jalur rel tergenang, namun banjir yang mengalir cukup deras juga mengakibatkan pondasi batu balas pada rel tergerus air.

"Tim prasarana KAI saat ini masih melakukan perbaikan secara berkala. Salah satunya dengan menurunkan bantalan beton pada rel yang tergenang air," kata dia.

"Dengan kondisi genangan air yang cukup tinggi tersebut, PT KAI melakukan pembatalan perjalanan KA untuk keseluruhan jadwal keberangkatan Minggu, 21 Februari 2021," pungkasnya.

PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya membatalkan seluruh perjalanan kereta api (KA) tujuan Jakarta, karena banjir yang mengakibatkan KA jarak jauh terhambat, khususnya dari Jakarta menuju Surabaya atau sebaliknya, Minggu (21/2).

Manager Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif di Surabaya mengatakan untuk tiket seluruh penumpang dikembalikan sepenuhnya dan pihaknya memohon maaf atas gangguan yang terjadi sehingga terjadi pembatalan perjalanan KA.

"Kami kembalikan 100 persen, dan atas nama Manajemen KAI Daop 8 Surabaya kami minta permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat banjir," kata dia.

Dia menjelaskan, rangkaian KA yang dibatalkan, masing-masing tujuan stasiun Pasar Senen, yakni KA 253 Jayakarta (Surabaya Gubeng-Pasar Senen), KA 129 Dharmawangsa (Surabaya Pasarturi-Pasarsenen). Kemudian tujuan Stasiun Gambir, masing-masing KA 75 Bima (Surabaya Gubeng-Gambir), KA 77 Sembrani (Surabaya Pasarturi-Gambir), KA 3 Anggrek (Surabaya Pasarturi-Gambir) serta KA 71 Gajayana (Malang-Gambir).

Banjir tersebut menggenangi jalur KA di lintas Kedunggedeh-Lemah Abang, Kabupaten Bekasi Km 55 +100 sampai KM 53+600, dengan ketinggian air sampai dengan 150 CM.

"Tidak hanya membuat jalur rel tergenang, namun banjir yang mengalir deras juga mengakibatkan pondasi batu alas pada rel tergerus air," kata Luqman.

Sementara itu, saat ini tim prasarana KAI masih melakukan perbaikan secara berkala, salah satunya dengan menurunkan bantalan beton pada rel yang tergenang air.

Rekomendasi