Ini tanggapan Istana soal surat yang diajukan Novel untuk ketemu Jokowi

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki memastikan, Jokowi tidak pernah membatasi atau melarang seseorang untuk bertemu dengannya. Namun memang pertemuan tersebut harus menyesuaikan dengan jadwal Jokowi.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Ini tanggapan Istana soal surat yang diajukan Novel untuk ketemu Jokowi
Teten Masduki. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengajukan permintaan bertemu Presiden Joko Widodo. Pengajuan pertemuan tersebut dituangkan dalam surat, namun belum direspon mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki memastikan, Jokowi tidak pernah membatasi atau melarang seseorang untuk bertemu dengannya. Namun memang pertemuan tersebut harus menyesuaikan dengan jadwal Jokowi."Kalau Presiden enggak ada masalah ketemu siapa pun. Mungkin waktunya‎. Nanti saya cek lagi agendanya. Intinya beliau dengan semua melakukan dialog. Ketemu enggak jadi soal," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/9).Diberitakan sebelumnya, istri penyidik KPK Novel Baswedan, Rina Imelda (Emil) telah mengirim surat kepada Jokowi agar dibentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) guna mengusut kasus penyiraman air keras kepada suaminya.Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan surat yang dikirim kepada Jokowi merupakan tulisan tangan dari istri Novel."Kami memutuskan meminta mbak Emil untuk menulis surat dengan tulisan tangan dikirimkan ke istana, tanggal 21 (Agustus) yang lalu kami sudah kirimkan surat yang kemudian sudah diterima oleh istana kepresidenan kemudian mereka akan menjadwalkan," ucap Dahnil.

Rekomendasi