Ibunda pramugara AirAsia tegar lihat kedatangan jenazah anaknya

Pemulangan jenazah Yoyok sempat molor lantaran pesawat AirAsia yang membawanya terkendala cuaca buruk.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Ibunda pramugara AirAsia tegar lihat kedatangan jenazah anaknya
Jenazah AirAsia diterbangkan ke Surabaya. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Jenazah pramugara AirAsia QZ8501 Wismoyo Ari Prambudi tiba di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, pukul 19.00 WIB, setelah diangkut dengan maskapai serupa. Tak ada penyambutan khusus, jenazah pria yang akrab disapa Yoyok tersebut langsung dipindahkan ke mobil ambulans dari Persatuan Masyarakat Surakarta (PMS).Dengan pengawalan ketat dari kepolisian dan sejumlah anggota keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka, dukuh Jetak Lor, Bareng, Klaten Utara. Mobil jenazah tiba di rumah duka pukul 20.15 WIB.Kedatangan jenazah Yoyok disambut isak tangis oleh keluarga dan kerabat yang sudah menunggu sejak siang. Kedua orang tua korban, Suharno dan Sri Sumingsri, bahkan terlihat shock melihat peti jenazah diturunkan dari ambulans. Meski terus menangis, Sri Sumangsri terlihat lebih tegar dan sesekali menyebut nama Allah.Pemulangan jenazah Yoyok sempat molor lantaran pesawat Air Asia yang seharusnya terbang pukul 16.00 harus tertunda akibat cuaca buruk."Tadi seharusnya diberangkatkan dari Surabaya pukul 16.00 karena cuaca buruk, delay jadi pukul18.00. Baru tiba di Adi Soemarmo jam 19.00, langsung dibawa ke rumah," ujar Aris Budiharjo, salah satu kerabat korban.Menurut rencana, jenazah Yoyok akan dimakamkan di TPU desa setempat pada Senin (4/1) pukul 10.00 WIB. Sebelumnya pada Minggu malam keluarga, kerabat dan tetangga juga menggelar Yasinan di rumah duka.

Rekomendasi