Hendak belanja keperluan kapal, Nurhalim tenggelam di Sungai Meriam

Hendak belanja keperluan kapal, Nurhalim tenggelam di Sungai Meriam. Korban tenggelam setelah perahu antar jemput dinaikinya tenggelam.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Hendak belanja keperluan kapal, Nurhalim tenggelam di Sungai Meriam
Tim Basarnas Balikpapan. ©istimewa

Salah seorang Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat TCP 205 bernama Nurhalim (42), dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (30/5) malam. Ia dilaporkan tenggelam saat hendak belanja keperluan kapal.Keterangan diperoleh, sekira pukul 19.00 WITA, TB RCP 205 di tengah perairan, menghubungi layanan ketinting atau perahu motor antar jemput. Tidak lama kemudian, perahu ketinting pun datang menghampiri tugboat.Tiga orang ABK TB TCP 205 masing-masing Nurhalim sebagai koki tugboat, Nurdin (30), dan juru mudi tugboat Wardoyo (30), lalu menuruni tugboat menuju perahu ketinting."Saat itu untuk membeli keperluan kapal ya," kata Kepala Basarnas Kaltim-Kaltara Kantor SAR Balikpapan Mujiono, disampaikan melalui Kasi Operasi Octavianto dalam keterangannya, Rabu (31/5).Belakangan, kapal ketinting yang digunakan 5 orang itu mengalami kebocoran. Air dengan cepat masuk dalam kapal hingga akhirmya oleng."Sekira 100 meter berjalan dari kapal tugboat, perahu kemasukan air dan kemudian tenggelam. Ketinting ada 5 penumpang, 1 hilang dan 4 selamat. Korban belum ditemukan atas nama Nurhalim ya," ujar Octavianto.Diterangkan Octavianto, informasi peristiwa itu diterima petugas Basarnas pagi tadi. Kemudian langsung ditindaklanjuti dengan kesiapan tim Basarnas menuju ke Anggana, Kutai Kartanegara.'Pencarian korban Nurhalim dilakukan gabungan ya. Selain Basarnas, juga ada dari Polsekta Kawasan Pelabuhan Samarinda, Polair, TNI AL juga BPBD Kutai Kartanegara," kata Octavianto.

Rekomendasi