Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor merasa bangga, usai provinsinya resmi menjadi kawasan Ibu Kota Nusantara. Terlebih menurut dia, agenda tinjauan bersama hari ini menjadi sejarah bagi bangsa yang terukir di Kalimantan Timur.
"Ini sebuah sejarah yang menurut saya mungkin tidak ada di dunia, baru ada kali ini terjadi di Republik Indonesia khususnya yang ada di Kalimantan Timur di tempat Ibu Kota Nusantara ini," kata Isran dalam keterangan kepada awak media di Titik Nol IKN, Senin (14/3).
Isran memandang, Presiden Jokowi adalah kepala negara yang membuat nyata impian para presiden terdahulu, yakni Soekarno dan Soeharto serta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Diketahui, ketiganya memiliki mimpi memindah ibu kota namun Jokowi yang berhasil mewujudkan.
"Beliau mewujudkan tiga cita-cita pemimpin bangsa ini yang dua sudah meninggal, satu belum, Pak Presiden Soekarno yang mau memindahkan ibu kota tahun 57 ke Kalimantan Tengah Palangkaraya, kemudian Presiden Soeharto juga ingin memindahkan tetapi di Jonggol tetapi tidak jadi, Kemudian Bapak Presiden SBY juga akan memindahkan itu ke Jonggol Selatan. Artinya beliau memiliki sebuah wujud pemimpin bangsa kita yang luar biasa," puji Isran.
Kebanggaan Isran diklaim juga menjadi kebanggaan masyarakatnya. Dia percaya, degan hadirnya IKN, maka dampak pemerataan luas bisa terwujud di Nusantara.
"Karena kalau kita tarik garis silang begini maka ibu kota ini ada di titik silang itu. Jadi dampak semuanya apakah itu ekonomi pembangunan dan segala kesejahteraan masyarakat akan mengikutinya secara otomatis," katanya.
Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com