FX Rudy Larang Pendukung Gibran Konvoi: Nanti Kita Masukan ke Benteng Vastenburg

Rudy mengaku sudah mensosialisasikan ancamannya tersebut kepada para satgas saat apel.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
FX Rudy Larang Pendukung Gibran Konvoi: Nanti Kita Masukan ke Benteng Vastenburg
fx rudy. ©2017 Merdeka.com/arie sunaryo

Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo (Rudy), melarang kader maupun pendukung pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakoso melakukan konvoi seusai pelaksanaan Pilkada 2020,9 Desember besok. Jika nekat, mereka akan mendapatkan hukuman berat.

"Jadi saya instruksikan, seluruh kader PDIP dan kader partai pendukung, tidak melakukan konvoi. Kalau sampai melakukan konvoi, pasti akan terjaring oleh pihak keamanan. Nanti kita masukan di Benteng Vastenburg," ujar Rudy, Selasa (8/12).

"Kita masukan untuk membersihkan parit, dan menginap semalem di Benteng Vastenburg," tandasnya.

Rudy mengaku sudah mensosialisasikan ancamannya tersebut kepada para satgas saat apel.

"Tidak ada yang boleh konvoi kendaraan, ketika sudah tahu kemenangan. Kalau sampai konvoi kendaraan, dijaring oleh aparat keamanan TNI, Polri. Sanksinya adalah, bersih-bersih paritnya Beteng Vastenburg. Menginap satu malam," katanya lagi.

Agar tak terjadi konvoi, pihaknya telah menyiapkan Satgas BM untuk menghalau para kader yang nekat. Jika nekat, selain dimasukkan Beteng Vastenburg dan menginap satu malam, mereka juga dipastikan akan terkena tilang dari kepolisian.

Rudy menambahkan, pada pelaksanaan Pilkada kali ini pihaknya juga akan melakukan hitung cepat. Metode yang digunakan juga lebih canggih dibandingkan dengan penghitungan cepat saat pemilihan presiden beberapa waktu lalu. Sehingga pihaknya menjanjikan setelah selesai Pilkada sekitar pukul 17.00 atau jam 5 sore, pemenang Pilkada Kota Solo sudah bisa diketahui.

Rekomendasi