Kerusuhan terjadi di Rutan Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara pada Rabu (12/2) kemarin. Komisi III DPR menanyakan ke Menkum HAM Yasonna Laoly terkait rusuh tersebut.
"Nanti tanggal 24 kita akan rapat dengan Menkum HAM, tentu karena saya yang mimpin nanti akan saya pertanyakan tentang persoalan ini," kata Wakil Ketua Komisi III Desmond J Mahesa di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (13/2).
Desmond menyatakan akan mempertanyakan detail bagaimana kerusuhan itu bisa terjadi. Ia menilai, apabila benar ada penggeledahan narkoba artinya ada andil kesalahan sipir bahkan bisa jadi ada bandar narkoba yang masih beroperasi dari dalam lapas.
"Pertanyaannya, kerusuhan itu di dalam jadi pada saat orang masuk, prosedur masuk lapas itu tidak sesederhana itu. Kalau kerusuhan itu terjadi karena ada barang di dalam, berarti di hulu enggak-enggak beres, penjaganya tidak beres, berarti di dalam itu ada bandar juga," ujarnya.
Advertisement
Sebelumnya, Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut, Josua Ginting, belum dapat memastikan penyebab kerusuhan hingga aksi pembakaran terjadi.
"Benar, ini saya bersama dengan tim sedang menuju ke Karo. Sudah penanganan dan pengamanan dari TNI, Polri, dan petugas kita. Belum tahu penyebab kerusuhan. Sampai di lokasi dan sudah kita dapatkan datanya akan disampaikan," sebutnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Rutan Kelas II B Kabanjahe dihuni oleh 410 warga binaan per tanggal 12 Februari 2020. Benny mengatakan sebagian warga binaan tersebut telah dievakuasi.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com