Dirut cuti, RS Medika Permata Hijau belum mau komentar soal dr Bimanesh tersangka

RS Medika Permata Hijau belum mau memberikan penjelasan lebih rinci karena Dirut RS, Prof Hafil Budianto Abdul Gani, sedang tidak di tempat karena cuti. "Direktur rumah sakitnya, Prof Alif sudah keluar negeri. Beliau dari tanggal 8-12 cuti," jelas Dwi.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Dirut cuti, RS Medika Permata Hijau belum mau komentar soal dr Bimanesh tersangka
Dr Bimanesh Sutarjo. ©2017 Merdeka.com/intan umbari

Bimanesh Sutarjo ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena dianggap menghalangi penyidikan kasus proyek e-KTP. RS Medika Permata Hijau belum mau memberikan penjelasan lebih rinci karena Dirut RS, Prof Hafil Budianto Abdul Gani, sedang tidak di tempat karena cuti.

Pihak Marketing RS Medika Permata Hijau, Dwi, mengatakan Hafil sedang berada di luar negeri dan diperkirakan baru akan berkantor pada Jumat (12/1) besok.

"Ya kebetulan kita tidak bisa memberikan keterangan apapun dikarenakan yang berhak memberi keterangan adalah pihak RS," kata Dwi ketika dikonfirmasi di RS Permata Hijau, Kamis (11/1).

"Dan memang sudah ditunjuk beliau untuk jadi pembicara dari RS Sakit. Dan kebetulan beliau sedang cuti. Direktur rumah sakitnya, Prof Alif sudah keluar negeri. Beliau dari tanggal 8-12 cuti," jelas Dwi.

Selain itu, kata dia, dari manajemen rumah sakit juga mayoritas sedang tidak di tempat karena ada kegiatan bakti sosial. "Mungkin bisa tunggu nanti," kata Dwi.

Sejak pagi merdeka.com mendatangi rumah sakit tersebut, aktivitas pelayanan berjalan seperti biasanya. Namun khusus Dokter Bimanesh, memang tak tampak praktik.

Menurut salah satu pegawai, dokter Bimanesh sedang tidak bertugas.

"Enggak ada. Dia sekarang tinggal hari Selasa aja. Kan biasanya hari Selasa-Kamis. Tapi untuk saat ini Selasa aja," kata salah satu karyawan rumah sakit saat ditemui di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Kamis (11/1).

Dia meyakinkan dokter Bimanesh tidak cuti, namun memang jadwal praktik berubah. Jika sebelumnya dokter penyakit dalam itu praktik setiap Selasa dan Kamis, namun sejak dua pekan terakhir jadwalnya hanya satu hari dalam sepekan.

"Enggak ada. Setiap hari Selasa aja. Dari dua minggu yang lalu. Enggak. Memang sudah dari selasa aja," ungkapnya.

Rekomendasi