Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai video Negara Islam Iraq dan Suriah (ISIS) yang ditampilkan oleh anak kecil merupakan propaganda. Sehingga video itu tak pantas untuk ditayangkan oleh media massa."Ya propaganda mereka dan kita harus menyadari bahwa propaganda ini untuk kepentingan siapa. Boleh jadi menjadi kenyataan atau hanya propaganda," kata Din Syamsuddin di JIEXPO Kemayoran Jakarta, Senin (23/3)."Cukup diberitakan tapi tidak usah ditampilkan videonya dan gambar dan anak itu jangan ditayangkan," imbuhnya.Apabila video tersebut ditayangkan, menurut dia, maka masyarakat akan terpengaruh. Oleh sebab itu, para ulama mengkritik video tersebut."Maka kita setuju dan saya setuju dengan Syekh Hilani dari Jordan yang mengatakan dan mengkritik itu. Kalau film itu disiarkan televisi dan media massa itu belum tentu baik dan belum tentu akan menyadarkan orang lain untuk mengikuti," ujarnya.Menurut dia, generasi bangsa diperlukan pemahaman pendidikan yang baik, ketimbang melihat video-video yang bisa memberikan pengaruh negatif."Boleh jadi mempropaganda untuk diikuti dan ini harus jadi bagian dari strategi komprehensif kita. Bagaimana peran dari ormas keagamaan ulama tokoh agama dan pemerintah. Karena itu film anak itu dihentikan dan jangan disebarkan," tukasnya.
Din Syamsuddin sebut video ISIS anak Indonesia merupakan propaganda
"Cukup diberitakan tapi tidak usah ditampilkan videonya dan gambar dan anak itu jangan ditayangkan," imbuhnya.
Rekomendasi