Dibujuk keluarga, pelaku perampokan & pembunuhan ibu anak di Kampar menyerahkan diri

Ed (41), menyerahkan diri ke aparat kepolisian setelah seharian kabur dari kejahatan yang dilakukannya. Ed telah membunuh Radiana (50) dan putrinya Puput (18) di rumah mereka RT 03/RW 05 Dusun III Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (25/10).

Abdullah Sani
Oleh Abdullah Sani - Reporter
Dibujuk keluarga, pelaku perampokan & pembunuhan ibu anak di Kampar menyerahkan diri
Ilustrasi Garis Polisi. ©2015 merdeka.com/afif

Ed (41), menyerahkan diri ke aparat kepolisian setelah seharian kabur dari kejahatan yang dilakukannya. Ed telah membunuh Radiana (50) dan putrinya Puput (18) di rumah mereka RT 03/RW 05 Dusun III Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (25/10).

"Iya benar. Pelaku Ed sudah menyerahkan diri ke Polsek Tampan. Dia diduga pelaku perampokan dan pembunuhan di wilayah Tapung," ujar Kapolres Kampar AKBP Andri Yudhistira kepada merdeka.com, Jumat (26/10).

Andri mengatakan, pelaku dibujuk oleh keluarganya untuk menyudahi pelariannya. Setelah berpikir panjang, akhirnya Ed mendatangi Polsek Tampan, tak jauh dari rumah keluarganya di Kota Pekanbaru.

"Pelaku merupakan tetangga korban, memang pasca kejadian dia langsung hilang dari rumahnya saat kita olah tempat kejadian perkara," jelas Andri.

Dari hasil olah TKP, sejumlah barang hilang termasuk satu unit mobil Inova BM 1059 LN. Saat menyerahkan diri, mobil hasil curiannya turut diamankan polisi sebagai barang bukti.

"Jadi awalnya pelaku masuk ke rumah korban, untuk melakukan pencurian. Tapi dia terpergok Putri, dan langsung memukul kepala korban dengan kayu yang dibawanya. Korban langsung tergeletak dan meninggal dunia," kata Andri.

Ibu korban langsung terbangun mendengar suara gaduh tersebut. Dia lantas menuju ke sumber suara. Di lokasi ibu korban berhadapan dengan pelaku.

Pelaku kemudian memukul kepala perempuan berusia 50 tahun itu hingga meninggal dunia.

"Setelah kedua korban tergeletak bersimbah darah, pelaku mengacak-acak isi rumah korban. Kemudian pelaku membawa ponsel, laptop, serta mobil kijang Innova," katanya.

Anak korban, Aprizal (31) kemudian datang ke rumah tersebut. Dia pertama kali mengetahui ibu dan adiknya terbunuh. Lalu Aprizal memberitahu kepada tetangga hingga berujung ke polisi.

Seketika, petugas Polsek Tapung datang melakukan penyelidikan. Saat polisi masih melakukan olah TKP, Baharuddin (55), suami Radiana, pulang dari perairan Pangkalan Siak, untuk mencari ikan seperti biasanya.

Untuk kepentingan penyelidikan, kedua jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau guna dilakukan autopsi. Polsek Tapung berkordinasi dengan Polres Kampar serta Polda Riau untuk mengungkap kasus tersebut. Namun pelaku lebih dulu menyerahkan diri atas bujukan keluarganya.

Rekomendasi