Di depan anak SD, Ahok cerita mau jadi presiden berantas korupsi

Ahok berpesan kepada anak-anak SD, jika kelak jadi pejabat harus jujur dan tidak boleh mencuri uang rakyat.

Siti Nur Azzura
Oleh Siti Nur Azzura - Reporter
Di depan anak SD, Ahok cerita mau jadi presiden berantas korupsi
Di depan anak SD, Ahok cerita mau jadi presiden berantas korupsi

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menerima kunjungan sejumlah siswa SD di Balai Kota, pagi ini. Dalam perbincangannya, Ahok menceritakan sekelumit kisahnya kepada anak-anak saat masih belum menjadi pejabat negara.Para murid-murid SD ini antusias mendengarkan cerita Ahok. Dalam sebuah kesempatan tanya jawab, satu murid bertanya tentang cita-cita Ahok dulu."Bapak cita-citanya apa?" tanya seorang siswa SD kepada Ahok, Kamis (26/3).Ahok bercerita, dahulu dirinya juga pernah menjadi guru SD di Jakarta, jauh sebelum menjadi bupati dan gubernur. Dia mengisahkan, bahwa dulu ayahnya punya sebuah pabrik yang diperuntukan untuk menolong orang banyak. Namun sayang, pabrik itu ditutup."Saya pernah jadi guru kelas 5 SD di Jakarta freelance. Saya cita-citanya mau jadi konglomerat, saya dulu punya pabrik tapi pabrik ditutup jadi enggak bisa nolong orang," kenang Ahok.Lantas Ahok bercerita ketika ayahnya ingin Ahok menjadi seorang pejabat agar bisa membantu orang banyak. Namun ketika sudah menjadi pejabat, cita-cita Ahok berubah lagi ingin jadi presiden."Pas saya jadi pejabat berubah lagi mau jadi presiden untuk tuntaskan kasus korupsi kalau tidak ada presiden yang tidak bisa menuntaskan korupsi," tegas Ahok kepada anak-anak.Pada kesempatan yang sama, Ahok pun berpesan kepada anak-anak untuk menjadi orang yang jujur dan tidak korupsi. Apalagi ketika kelak menjadi pejabat harus mengutamakan kepentingan rakyatnya."Kalau mau jadi pejabat harus jujur, enggak boleh korupsi, hanya memihak yang golongannya. Saya jadi pejabat juga enak, saya duduk, saya kerja nolongin orang dapat uang sesuai dengan pekerjaan saya, enggak perlu mencuri," tutur dia.

Rekomendasi