BNPB gelontorkan Rp 1 miliar untuk pengungsi gunung Agung

Dana Rp 1 miliar digelontorkan untuk pengungsi gunung Agung. Dana bantuan akan terus bertambah sesuai dengan kondisi dan situasi yang terjadi.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
BNPB gelontorkan Rp 1 miliar untuk pengungsi gunung Agung
Kepala Pusat data dan informasi BNPB Sutopo Purwo. ©2017 Merdeka.com/Yunita Amalia

Status gunung Agung, Karangasem, Bali masih berstatus awas. Segala bantuan terus mengalir dari sejumlah pihak, termasuk dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kepala Pusat data dan informasi Sutopo Purwo menyampaikan dari dana cadangan yang ada sebesar Rp 4 triliun, pihaknya telah menggelontorkan dana Rp 1 miliar kepada Bupati Karangasem guna bantuan bencana alam tersebut. "Pemerintah Bali tidak sendirian. Kita sudah siapkan baik logistik pendanaan managerialnya. Rp 4 triliun dana cadangan, Rp 1 miliar sudah diberikan kepada Bupati Karangasem," kata Sutopo yang tidak menyebutkan waktu penggelontoran dana tersebut, di gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (25/8).Dia menuturkan, dana bantuan akan terus bertambah sesuai dengan kondisi dan situasi yang terjadi. Terlebih lagi, ujarnya, jika gunung Agung benar-benar meletus. Menurutnya, bantuan berupa dana akan terus digelontorkan sampai masa pemulihan berlangsung. Baik bantuan tersebut berasal dari tingkat daerah sampai pemerintah pusat.Di tingkat daerah, jelas Sutopo, bantuan dana akan dirogoh dari anggaran belanda dan pendapatan daerah (APBD) tak terduga. Dana tersebut dipakai setelah ada ketetapan masa tanggap darurat dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)."Kalau nasional APBN. BNPB dana siap pakai maupun dana yang ada di kementerian lembaga dan dunia usaha dan BNPB sudah siapkan rencana kedaruratan kalau terjadi erupsi besar kita sudah siapkan," ujar Sutopo.Diketahui, berdasarkan data Bidang Humas Satgas Tanggap Darurat hingga petang tadi, Minggu (24/9) tercatat sudah 43.036 jiwa jumlah pengungsi Gunung Agung Karangasem.Dari laporan petugas jumlah para pengungsi tersebut berada di daerah Tejakula ada 8.518 jiwa, di Klungkung ada 11.253 orang, di daerah Sidemen 1.953 jiwa, Bebandem 5.223 orang, diwilayah Rendang 3.768 jiwa, Manggis 3.400 jiwa, Karangasem 785 orang dan Bangli 4.690 serta data tambahan pribadi 3.446 orang secara keseluruhan ada 43.036 jiwa.

Rekomendasi