Curi handphone di rumah sakit, tukang sol sepatu babak belur dihajar massa

Curi handphone di rumah sakit, tukang sol sepatu babak belur dihajar massa. Aksi amukan massa itu berhasil di redam setelah dua polisi dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes bersama anggota lainnya dari Polsek Gubeng, melakukan patroli dan melihat keramaian di dekat toilet rumah sakit.

Bruriy Susanto
Oleh Bruriy Susanto - Reporter
Curi handphone di rumah sakit, tukang sol sepatu babak belur dihajar massa
Pencuri di masjid. ©2017 Merdeka.com

Seorang tukang sol sepatu, Mustofa, babak belur dihajar warga. Warga Kepuh Kiriman, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, itu menjadi amukan massa pengunjung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya, usai tertangkap tangan mencuri, Senin (10/12) pagi.Pria berusia 42 tahun melakukan aksi pencurian di sekitar ruang tunggu pasien RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Aksi amukan massa itu berhasil di redam setelah dua polisi dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes bersama anggota lainnya dari Polsek Gubeng, melakukan patroli dan melihat keramaian di dekat toilet rumah sakit.Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar menjelaskan, pencurian yang dilakukan tersangka di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, korbannya Saiful Anwar, berusia 20 tahun, warga Tambakasri. Saat itu korban sedang tidur di ruang tunggu pasien menunggu keluarganya yang sedang sakit. "Saat bangun, korban ini merogoh saku jaketnya, handphonenya tidak ada," kata Kompol Lily Djafar, Senin (10/12).Merasa ponselnya hilang, korban lapor ke kantor petugas keamanan rumah sakit. Kemudian dilakukan pengecekan dengan melihat rekaman kamera pengintai yang ada di rumah sakit. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang lelaki memang mengambil sesuatu dari kantong jaket yang dikenakan korban. Setelah mencuri, pelaku menuju ke toilet. Korban dan petugas keamanan itu pun mencari pelaku di toilet pasien berhasil ditemukan.Pelaku langsung diamankan, dibawa keluar dari toilet. Tapi, begitu keluar ternyata pengunjung pasien yang banyak berada di rumah sakit langsung memukuli pelaku.Tapi, berhasil direndam, setelah dua polisi yakni Aiptu Beni Pramono dan Bripka Hendra Jatmiko anggota dari unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya dan anggota Polsek Gubeng hendak ke toilet melihat ada keramaian."Pelaku kemudian diamankan, ponsel yang dicuri masih ada di tangan pelaku. Saat dilihat dari rekaman cctv yang ada di rumah sakit, ternyata pelaku ini sudah pernah melakukan pencurian ponsel di ruang tunggu pasien," ujar Lily.

Rekomendasi