Cerita perampok gay kencani pegawai bank demi curi mobil

"Mereka baru pertama kali beroperasi. Korban dan pelaku sama-sama suka," kata Krishna Mukti.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Cerita perampok gay kencani pegawai bank demi curi mobil
Ilustrasi homoseksual. ©Shutterstock/Alvaro Pantoja

Aneh-aneh saja modus kejahatan di Ibu Kota. Salah satunya, komplotan gay yang berhasil diringkus oleh Polda Metro Jaya. Mereka melakukan tindak pencurian dengan kekerasan alias perampokan terhadap korban, HD di Hotel Cempaka, Jakarta. Pelaku mengincar HD dengan modus berkenalan melalui media sosial facebook."Jadi ini homo. Pelaku saat di kamar hotel mengunci korban di kamar mandi. Sekaligus bawa pakaian dan celana, sehingga korban tak bisa mengejar," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Mukti di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/6).Dia mengatakan, komplotan perampok itu berjumlah tiga orang dengan inisial ADT, SYR dan NR. Ketiga pelaku beroperasi dengan mengencani HD. "Atas pengakuan pelaku ada persetubuhan dengan korban," ujar dia.Lanjut dia, peran ketiga pelaku berbeda saat melakukan perampokan. Pelaku utama SYR yang mengencani korban, pelaku ADT dan NR membantu pelaku SYR untuk menjual mobil rampasan korban bermerek Xenia dengan harga jual Rp 15 juta. "Mereka baru pertama kali beroperasi. Korban dan pelaku sama-sama suka," kata dia.

Pelaku SYR mengaku awal pertemuan dengan HD janjian di Masjid Istiqlal. Mereka memilih waktu setelah salat tarawih, Minggu (21/6) kemarin."Katanya korban mau kasih modal Rp 20 juta buat bisnis umroh dan haji. Korban HD bekerja di Bank BNI," terang dia.Setelah dari Masjid Istiqlal, kata dia, HD mengajak jalan-jalan dengan mengendarai mobilnya. Di dalam mobil itu, HD meraba dan meremas paha SYR dan berlanjut kencan di hotel."Sebelum check-in hotel, korban pegang paha saya. Di situ saya berpikir dia homo," beber dia.

Lanjut dia, saat di kamar Hotel Cempaka, HD menawarkan bisnis travel umroh atau haji di Jakarta. Oleh sebab itu, SYR tergiur dengan tawaran HD dan rela disetubuhi hingga dua kali."Alasan bawa kabur mobil dan pakaian ingin buat malu, karena sakit hati saya sudah dicumbu nanti enggak jadi bisnis," ujar dia.Dia mengaku selain membawa lari mobil juga membawa kabur uang Rp 450 ribu milik korban dan handphone. Saat itu, HD sedang mandi di kamar mandi dikunci olehnya kemudian ditinggalkan."Di hotel pakai (hubungan intim) dua kali, yang kedua kalinya bilang mandi kalau bau badan. Pas korban mandi, semua diambil," tutup dia.Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara. Polisi juga menyita barang bukti mobil Xenia berwarna hitam metalik, handphone dan pakaian korban.

Rekomendasi