Cerita Gibran Pilih Blusukan 10 Titik Sehari Ketimbang Kumpulkan Massa

"Capek saja sih, capek tapi yang penting aman,"

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Cerita Gibran Pilih Blusukan 10 Titik Sehari Ketimbang Kumpulkan Massa
Gibran blusukan temui warga. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Bakal calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku capek melakukan blusukan hingga saat ini. Kendati demikian, metode tersebut dinilai efektif untuk bisa bertemu dengan masyarakat dibandingkan dengan pengumpulan massa menjelang Pilkada 2020.

Menurut putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu, di tengah masa pandemi Covid-19 seperti ini, sangat berisiko untuk mengumpulkan massa. Ia memilih mendatangi warga dari rumah ke rumah atau dari pintu ke pintu. Mengangkat dan membagikan sendiri sembako langsung untuk warga yang membutuhkan.

"Capek saja sih, capek tapi yang penting aman. Kita datangi satu satu didampingi pak RT pak RW, kita prioritaskan dulu mana warga yang membutuhkan. Yang penting mengurangi kerumunan massa,” ujar Gibran di sela kegiatan sosial pembagian sembako, di Pasar Gede Solo, Sabtu (12/9).

Gibran mengaku hingga saat ini sudah melakukan blusukan hampir di seluruh wilayah Kota Solo. Namun dia tidak bisa menghitung berapa jumlah titik yang sudah di kunjungi. Dalam sehari, dia mengaku rata-rata mengunjungi 9 hingga 10 titik.

“Sudah banyak banget, sudah hampir semua tercover. Kayak kemarin kita habis dari RSUD dr Moewardi medical check up itu, besoknya Kamis kita blusukan ke 10 titik. Kemudian Jumat 8 titik dan hari ini 10 titik. Iya rata rata segitu dalam sehari, 10 titik lah,” jelasnya.

Gibran menambahkan, setiap kegiatan blusukan sudah dilakukan penjadwalan. Jika sebelum turun rekomendasi dari DPP PDIP blusukan dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat, setelah turunnya rekomendasi, blusukan lebih difokuskan untuk kegiatan kemanusiaan.

“Hari ini sama Lions Club, nanti siang sama PMS (Perkumpulan Masyarakat Surakarta). Ada yang silaturahmi, ada yang konsepnya kemanusiaan, macem-macem,” katanya.

Gibran membantah jika kegiatan blusukan tersebut dimanfaatkan untuk kampanye. Apalagi dia juga belum menyampaikan visi misi dalam Pilkada 2020. Suami Selvi Ananda itu menyebut konsep blusukan seperti ini akan dilakukan saat masa kampanye mendatang.

“Bukan kampanye, lebih ke kemanusiaan. Wong saya juga belum menyampaikan visi misi kok, santai saja. Untuk kampanye nanti sama, kalau bisa menghindari kerumunan. Door to door, door to door juga lebih menyenangkan, bisa nyapa warga dari pintu ke pintu. Sama saja, tapi memang lebih capek,” pungkas dia.

Rekomendasi