Cerita Fahmi Konsumsi Obat Herbal hingga Rutin Makan Bawang Demi Sembuh dari Corona

Banyak cara dilakukan pasien Covid-19 untuk sembuh. Selain suplemen vitamin dan obat herbal, juga rutin mengonsumsi bawang putih selama 14 hari menjalani isolasi mandiri.

Saud Rosadi
Oleh Saud Rosadi - Reporter
Cerita Fahmi Konsumsi Obat Herbal hingga Rutin Makan Bawang Demi Sembuh dari Corona
Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock

Banyak cara dilakukan pasien Covid-19 untuk sembuh. Selain suplemen vitamin dan obat herbal, juga rutin mengonsumsi bawang putih selama 14 hari menjalani isolasi mandiri.

Seperti yang dilakoni warga Samarinda bernama Fahmi (39). Awalnya dia tidak menyangka terkonfirmasi positif Covid-19, sejak 15 Oktober 2020 lalu usai uji swab di Balikpapan. Dia memilih pulang ke Samarinda untuk menjalani isolasi mandiri.

"Gejala awal muncul memang demam. Setelah swab, saya positif. Sempat kaget sih, tapi harus tetap tenang," kata Fahmi dalam perbincangan bersama merdeka.com, Selasa (3/11).

Sepulang ke Samarinda, keluarganya sementara menginap di rumah sanak famili. "Saya jadikan rumah senyaman mungkin untuk isolasi mandiri," ujar Fahmi.

Selama isolasi mandiri, tentu saja Fahmi menyiapkan suplemen dan vitamin, yang mesti dikonsumsi tepat waktu. "Di samping itu, lakukan kegiatan yang bisa mengusir jenuh. Ada hobi, lakuin," sebut Fahmi.

"Mungkin memelihara ikan supaya pikiran kita tidak melulu memikirkan sakit. Juga lakuin olahraga ringan di rumah. Tentu saja, kita mesti punya optimistis untuk sembuh," tambah dia.

Disebabkan penyakit Covid-19 yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu belum ada obatnya, diperlukan juga mengkonsumsi obat herbal. "Seperti lemon dengan teh, garam himalaya, air jahe, saya konsumsi tiap hari," terangnya lagi.

"Tapi memang, saya paling kuat amalkan konsumsi bawang putih, dimakan mentah, dikunyah. Sebelum terpapar, saya memang rutin konsumsi bawang putih," bebernya.

Tidak ada alasan khusus bagi Fahmi untuk juga selalu rutin konsumsi bawang putih. "Karena bawang putih kan antibiotik lawan kuman dan virus. Mungkin, bisa melawan penyebaran virus. Dengan rutin itu, gejala lain yang saya khawatirkan itu tidak muncul. Seperti batuk, sakit tenggorokan, atau sesak napas," jelasnya.

Tidak kalah penting juga lanjut Fahmi, dukungan orang terdekat untuk mendukung kesembuhan. "Alhamdulillah. Hari Sabtu (31/10) saya kembali swab, hari ini hasilnya keluar saya negatif Covid-19," tutup Fahmi.

Rekomendasi