Cegah kebakaran, TNI perketat penjagaan hutan di tiga daerah

Pihaknya juga sudah menyiapkan strategi pemadaman api salah satunya pengeboman air dari atas.

Faiq Hidayat
Oleh Faiq Hidayat - Reporter
Cegah kebakaran, TNI perketat penjagaan hutan di tiga daerah
Kebakaran lahan di Tangerang Selatan. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan pihaknya akan mencegah kebakaran hutan agar tidak terulang kembali. Personel TNI akan disiagakan di sekitar hutan yang menjadi titik rawan kebakaran hutan. "Sebelum bulan kemarau harusnya melakukan penjagaan di mana daerah kemungkinan kebakaran atau dibakar hutan. Mudah-mudahan tahun depan saya yakin pemerintah perintah itu. Jadi kami bisa memetakan daerah mana yang akan dijaga yang bakal potensi terbakar atau dibakar. Tapi lebih banyak dibakarnya daripada dibakar," kata Gatot di Lanud Halim, Jakarta, Kamis (10/9).Menurut dia, saat ini ada beberapa daerah dianggap titik rawan kebakaran hutan yang menjadi kajian Mabes TNI. Daerah itu, Musi Banyuasin, Ogan Hilir, Banyuasin. "Di sana ada posko, nanti kita mendapatkan informasi dari BMKG titik api di mana, lalu dilakukan peninjauan dari mana, setelah dievaluasi peninjauan lewat udara," kata dia.Kendati demikian, kata dia, hal itu bisa mendeteksi pelaku oknum pembakar hutan di setiap daerah. Sehingga masyarakat bisa juga membantu untuk menangkap pelaku oknum pembakar hutan.Tak hanya itu, lanjut dia, pihaknya merencanakan pada rencana strategis tahun 2016 untuk membeli pesawat angkut air untuk memadamkan kebakaran hutan."Rencana untuk bisa pemadam air lalu kita bom air dari atas. Itu bisa dialihfungsikan, ada 2 unit pesawat yang akan dibeli," tukas dia.

Rekomendasi