Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Made Suasih (29) di desa Tukad Sumaga, Seririt, di Kabupaten Buleleng, Bali. Rabu (8/3) lalu, putrinya berumur 3 tahun bernama Ni Made Santi, meregang nyawa saat disuap lontong sayur santan olehnya."Baru usai prosesi untuk disemayamkan pak. Kami masih berduka, maaf orangtuanya belum bisa bicara. Mohon doa juga supaya ananda kami dapat tempat di alamnya," singkat Puja, salah seorang kerabat di desa Tukad Sumaga, saat dihubungi via telepon, Jumat (10/3).Informasi didapat, hari itu sekira pukul 09.30 WITA, seperti biasa Suasih menyuap anak keduanya (korban). Dengan membeli lontong sayur dicampur daging, awalnya tidak ada masalah.Namun, pada beberapa suapan berikutnya, tiba-tiba putrinya terlihat susah bernafas dan akan muntah tetapi tidak bisa keluar. Melihat putrinya tersedak, Suiasih mulai panik dan mencoba untuk memaksa anak keduanya ini untuk minum air putih. Kejadian itu terjadi di bilangan wilayah Panjer, Renon Denpasar. Menurut Puja, saat itu tidak hanya Santi yang nampak lahap menyantap lontong sayur. "Santi makan bersama dengan kakaknya juga saat itu," ujar dia.Saat putri keduanya terlihat lemas, ibunya memanggil suaminya untuk segera mengantar ke rumah sakit Sanglah. Kurang lebih jarak dari tempat kos menuju RSUP Sanglah berkisar 15 menit dengan kendaraan roda dua.Tiba di rumah sakit di ruang IRD, bocah mungil ini sudah tidak lagi ada denyut nadi. Oleh petugas di rumah sakit milik pemerintah Bali ini, Santi dinyatakan sudah tidak bernyawa. Dari sejumlah keluarga di Buleleng, bahwa dua hari sebelum kejadian putrinya terus merengek minta pulang kampung ke desa di Buleleng. "Mungkin dia (korban) beri isyarat ingin pulang ke desa. Tapi jalannya memang harus seperti ini. Kita ihklaskan," lirihnya.
Bocah 3 tahun tewas tersedak lontong sayur saat disuap ibunya
Bocah 3 tahun tewas tersedak lontong sayur saat disuap ibunya. Saat putri keduanya terlihat lemas, ibunya memanggil suaminya untuk segera mengantar ke rumah sakit Sanglah. Kurang lebih jarak dari tempat kos menuju RSUP Sanglah berkisar 15 menit dengan kendaraan roda dua.
Rekomendasi