Banyak dicuri, badan kapal selam Nazi kini tinggal setengahnya
Merdeka.com - Mayor Laut (P) Yudo Ponco, ketua tim ekspedisi Komando Pasukan Katak (Kopaska) yang menelusuri keberadaan kapal selam Nazi U-Boat 168 di Laut Karimun Jawa mengatakan, saat ekspedisi tim tidak menemukan lubang torpedo kapal tersebut. Ia menyebut lubang tersebut telah diambil oleh penyelam lokal.
"Lubang torpedo tidak kami temukan. Diketahui lubang tersebut terbuat dari kuningan. Kuningan kan mahal harganya, pasti penyelam lokal sudah mengambilnya," ungkap Ponco di Kantor Menko Kemaritiman BPPT, Jakarta, Kamis (11/12).
Saat ditemukan, kapal selam tersebut hanya tersisa 30 meter atau kurang lebih setengah dari panjang kapal, dan ditemukan di kedalaman 25 meter. Tim ekspedisi menemukan banyak botol di dalam kapal tersebut. Botol-botol yang ditemukan ialah botol Wine, Botol Parfum dan botol sake.
"Yang paling banyak ditemukan itu botol parfum, karena prajurit yang berada di dalam kapal tidak pernah mandi," katanya.
Selain banyaknya botol yang ditemukan, tim ekspedisi juga menemukan banyaknya alat-alat makan dan ditemukan dua tengkorak yang terjepit di sela-sela kapal.
"Yang kita temukan hanya dua tengkorak, yang lainnya kami tidak bisa ditemukan. Info yang kami dapat prajurit yang tewas sebanyak 23 prajurit," katanya.
Dalam ekspedisi, ditemukan pula alat untuk melarikan diri, yang menurut informasi digunakan oleh sebagian awaknya untuk menyelamatkan diri.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya