Bangsa Indonesia berpotensi menjadi pusat peradaban dunia. Terlihat dari kekayaan alam yang tersimpan di dalamnya. Hal itu dapat terwujud jika sejumlah tantangan nasional bisa teratasi.
Demikian dikatakan Pendiri dan Ketua Umum Yayasan Tirta Amarta serta Serikat Nasional Patriot Indonesia (Senopati) Muhammad Iqbal. "Meski Indonesia akan menghadapi tantangan nasional dalam upaya menjadi pusat peradaban dunia, namun itu harus diatasi sesegera dan semaksimal mungkin," kata Muhammad Iqbal dalam keterangannya, Kamis (20/12).
Tantangan nasional yang dimaksud antara lain, Tantangan tata nilai, Tantangan tata kemasyarakatan, Tantangan tata dunia yakni krisis budaya, krisis kedaulatan, ketergantungan pada luar negeri, perubahan geopolitik, geoekonomi, geopertahanan global, dan makin kompetitifnya kawasan Asia Pasifik, pergeseran kekuatan adidaya, hegemoni menjadi ancaman Indonesia sebagai negara boneka atau sekadar negara pasar.
Iqbal serta beberapa tokoh nasional mendeklarasikan berdirinya ormas Serikat Nasional Patriot Indonesia (Senopati) sebagai sebuah organisasi nonpartisan yang merupakan badan otonom Yayasan Tirta Amarta Paripurna (Tirta Amarta).
Tirta Amarta dan Senopati dibina oleh beberapa tokoh nasional seperti diplomat senior Prof. Dr. Makarim Wibisono, mantan KaBAIS TNI Marsdya (purn) Ian Santoso Perdanakusuma, tokoh nasionalis Suko Sudarso dan tokoh lainnya.