Atasi gizi buruk dan campak di Asmat, Mensos gelontorkan bantuan makanan 3 ton

Makanan yang diberikan berupa makanan siap saji dan juga beberapa camilan tambahan untuk anak kecil. Mulai dari biskuit hingga cokelat.

Sania Mashabi
Oleh Sania Mashabi - Reporter
Atasi gizi buruk dan campak di Asmat, Mensos gelontorkan bantuan makanan 3 ton
Idrus Marham jalani Sertijab Kemensos. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham mengaku masih fokus menangani permasalahan kelaparan, gizi buruk dan campak di Asmat, Papua. Dia menyebutkan sudah menggelontorkan bantuan makanan sebanyak tiga ton.

"Terakhir waktu saya kemarin itu kita berikan bantuan tiga ton," kata Idrus di Kantor Menko PMK, Jakarta Pusat, Rabu (31/1).

Makanan yang diberikan berupa makanan siap saji dan juga beberapa camilan tambahan untuk anak kecil. Mulai dari biskuit hingga cokelat.

"Ada makanan yang siap saji termasuk anak-anak kita ada siapkan biskuit, ada cokelat dan ada makanan-makanan kecil lain yang kita berikan kepada anak-anak," ujarnya.

Selain makanan, kata Idrus, pihaknya juga mensosialisasikan program pengembang masyarakat atau komunitas adat terpencil. Dana program itu pun juga sudah disiapkan sebanyak kurang lebih Rp 3 Miliar.

"Tetapi ada juga program lain yang akan dikembangkan lebih luas lagi yaitu pengembangan masyarakat atau komunitas adat terpencil," ujarnya.

Sejauh ini jumlah yang meninggal terkena wabah penyakit cukup besar. Setidaknya 71 orang meninggal karena campak.

"Sampai sekarang kita belum cek kembali tapi nanti saya akan lihat, tapi untuk sementara yang meninggal itu kemarin memang 71. Tapi ini kan dari beberapa tahun ini, selama ini, bukan hanya ini saja," ujarnya.

Rekomendasi