Asian Games makin dekat, pembangunan venue di Palembang lambat

Progres pembangunan dan renovasi sebelas venue di Palembang terbilang lambat dari target. Padahal venue itu digunakan untuk fasilitas pelaksanaan Asian Games 2018 yang semakin dekat.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Asian Games makin dekat, pembangunan venue di Palembang lambat
Renovasi stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. ©2017 merdeka.com/irwanto

Progres pembangunan dan renovasi sebelas venue di Palembang terbilang lambat dari target. Padahal venue itu digunakan untuk fasilitas pelaksanaan Asian Games 2018 yang semakin dekat.Kabid Tata Bangunan dan Perumahan Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumsel Aminuddin mengungkapkan, progres hingga September 2017 ditargetkan 40,69 persen. Namun pelaksanaan pembangunan dan renovasi baru mencapai 35,96 persen atau terlambat sekitar lima persen."Memang ada keterlambatan tapi tidak terlalu jauh, tidak semuanya terlambat. Tapi kami optimis tetap selesai tepat waktu," ungkap Aminuddin, Rabu (20/9).Menurut dia, keterlambatan itu seperti terjadi dalam renovasi stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Hal ini lantaran menjadi home base Sriwijaya FC dalam laga Liga 1."Renovasi stadion baru dimulai, sebelumnya menjadi tempat pertandingan tim Sriwijaya," ujarnya.Dijelaskannya, sebelas venue yang masuk dalam proyek pembangunan dan renovasi adalah shooting range, dayung, soft tennis dan tennis, stadion Gelora Sriwijaya, stadion Bumi Sriwijaya, Triathlon, panjat tebing, bowling, Aquatic dan bola voli."Semuanya ditarget selesai akhir tahun ini. Untuk mencapainya kami tambah jam kerja, bisa dikatakan lembur," kata dia.Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring rencananya akan dilakukan beberapa renovasi. Di antaranya pergantian kursi menjadi single sit di tribun utara dan selatan, sehingga total tempat duduk menjadi 60 penonton dari awalnya hanya 35 ribu."Ada juga penambahan fasilitas lain, semisal toilet umum dan sarana lain dalam stadion," pungkasnya.

Rekomendasi