Gunung Merapi kembali meletus pada Jumat (1/6) pagi pukul 08.20 WIB. Saat terjadi letusan sempat muncul asap berwarna putih dari kawasan puncak. Diduga kepulan asap putih ini merupakan kebakaran vegetasi di puncak Gunung Merapi.
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rudy Suhendar, menyampaikan asap putih sempat teramati dari Pos Gunung Merapi (PGM) Babadan, Magelang. Asap putih tersebut diduga berasal dari kebakaran vegetasi di puncak.
"Adanya asap putih kemungkinan terjadinya vegetasi yang terbakar. Apakah panas material atau bagaimana," ujar Rudy di kantor BPPTKG, Jumat (1/6).
Ditambahkan Kepala Seksi Merapi BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso, mengatakan munculnya asap putih saat letusan di Gunung Merapi menjadi hal yang wajar. Menurut Agus, lontaran material letusan yang terjadi hingga radius 1,5 kilometer.
Agus menjabarkan, lontaran material Gunung Merapi sebelumnya hanya sampai Pasar Bubrah saja. Pasar Bubrah sendiri berjarak kurang dari satu kilometer dari puncak Gunung Merapi.
"Ini menjadi hal yang wajar karena kesesuaian waktunya dan material lontaran letusan. Tapi mungkin masih perlu verifikasi di lapangan," urai Agus.