Brigadir AH, anggota Brimob yang umbar tembakan di sebuah tempat karaoke di Jatisampurna, Bekasi, masih diperiksa intensif di Propam Kesatuan Brimob Kelapa Dua. "Tidak terlalu serius, peluru yang dipakai pelaku pada senjata revolvernya itu hanya peluru karet yang melukai kaki korban," kata Kepala Polresta Bekasi Kota Kombes Pol Heri Sumarji di Bekasi. Demikian dikutip dari Antara, Sabtu (7/5).Warga Kampung Kajuhafa RT05/RW01, Babakan Lor, Cikadal Pandeglang, Banten, itu saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur."Saat ini korban masih dirawat intensif di RS Mitra Cibubur. Dan kondisinya juga sudah lebih baik," katanya.Menurut dia, polisi telah memeriksa sejumlah saksi mata kejadian tersebut untuk menuntaskan kasus itu."Saat ini pelakunya masih dalam pemeriksaan di Propam Kesatuan Brimob Kelapa Dua sambil kita memeriksa keterangan dari para saksi," katanya.Kasus penembakan itu bermula saat pelaku tidak terima dengan besaran tagihan biaya karaoke 'Kara' yang beralamat di Ruko Time Square Jalan raya Alternatif Cibubur, Jatikarya, Jatisampurna, Kota Bekasi.Pihak manajemen menagih biaya karaoke pelaku bersama tiga rekannya sebesar Rp 3.678.000 berikut minuman.Andre pun meminta tagihannya didiskon dengan memanfaatkan profesinya sebagai seorang polisi. Namun diskon yang diberikan pihak manajemen sebesar Rp 500 ribu dirasa terlalu kecil dan membuatnya marah.Dalam keadaan mabuk, pelaku menodongkan senjata api jenis revolver kepada petugas kasir, namun senjata itu jatuh ke lantai.Saat akan kembali diambil, rupanya senjata itu meletus dengan laras mengarah ke belakang pelaku dan mengenai kaki korban yang tengah mengantre untuk bayar di belakang.
Anggota Brimob yang umbar tembakan pakai revolver, kena kaki korban
Saat ini korban masih dirawat intensif di RS Mitra Cibubur.
Rekomendasi