Afif alias Sunakim, terduga pelaku teror di Sarinah Thamrin Kamis (14/1) lalu ternyata sempat pulang ke kampung halamannya di Kampung Krajan, Desa Kalen Sari, Kecamatan Compreng, Subang, Jawa Barat.
"Sebelum ada teror, Afif sempat pulang kampung ke sini. Ke rumah orang tuanya," kata Didi, salah seorang tetangga Afif, Sabtu (16/1).
Menurut keterangan warga, Afif berada di rumah orang tuanya selama hampir dua minggu bersama dengan istri dan anaknya. "Katanya liburan sekolah anaknya," ujar Didi.
Menurut Didi, Afif lebih dikenal sebagai Sunakim di kampung halamannya. Afif kembali ke Jakarta empat hari sebelum peristiwa teror terjadi.
Rumah orangtua Afif di Subang ©2016 merdeka.com/bram salamTetangga juga mengetahui, jika Afif baru saja keluar dari penjara. Karena keterlibatannya dalam kasus pelatihan terorisme di Aceh.
"Baru dua bulan katanya bebas," dikatakan Didi.
Didi dan tetangga juga tidak menyangka jika Afif bisa terlibat dan masuk dalam jaringan teroris. Karena Afif merupakan sosok yang baik dan tidak memperlihatkan sikap yang aneh.
Afif sendiri meski asli warga Subang, namun tidak tinggal di kampung halaman. Sejak keluar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Afif melanjutkan sekolah di SMK dan STT Texmaco Karawang sambil mondok di pesantren.
Setelah terjadinya teror di Sarinah, pihak keluarga sempat dihubungi dan diinterogasi pihak kepolisian
"Semalem kedua orang tua Afif dibawa sama Polisi, katanya langsung ke Jakarta, keluarga juga sudah mengakui jika yang tewas adalah Afif setelah melihat cici-cirinya," pungkas Didi.