Proyek tol Antasari-Depok di Jalan Simpang Susun Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (2/1). Enam unit beton yang sudah terkait jatuh dan menimpa satu unit Dump Truck.
Awalnya beton itu telah di pasang di atas fondasi jalan tol layang yang menuju arah Cilandak. Pada pukul 09.00 pagi ini, tepat di bawah fondasi tengah dilakukan pengerjaan galian. Kendaraan eskavator yang tengah menggali mengalami manuver yang salah dan menyenggol fondasi hingga terjatuh.
"Girder dinaikkan 19 Desember lalu jadi sebetulnya sudah kokoh di atas sudah penguatan antar glider. Namun hari ini pagi ini ada penggalian tanah di samping jembatan. Sehingga ada Ekskavator saat manuver mengenai balok. Satu rubuh efek domino menimbulkan rubuh lain," ujar Deputi Proyek Manager PT Citra Waspphutowa Indra Purnadi di lokasi.
Dalam kejadian ini Indra memastikan tidak ada korban. Kendati di bawah ada truck yang menunggu membawa tanah.
"Satu unit dump truck saat itu akan memuat tanah namun tak ada supir di dalam sedang lagi nunggu di bawah. Jadi tidak ada korban jiwa," ucap dia.
Indra meyakinkan akibat kecelakaan ini tidak terjadi keterlambatan. Proyek tersebut merupakan bagian dari pembangunan milik Pusat.
"Pengaruh tidak ada karena balok saja yang jatuh. Selesai proyek April kami pastikan tidak mengganggu. Ini bukan lintasan kritis," tukas dia.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Mardiaz Kusin memastikan hanya ada kerugian materil dan sama sekali tidak ada korban tertimpa beton. Meski begitu saat ini polisi masih mengamankan lokasi dan melaukan penyelidikan.
"Gak ada (korban jiwa). Materil saja," ucapnya.