Tentara Nasional Indonesia (TNI) salah satu pasukan elite militer dunia yang ditakuti dan diakui kekuatannya. Terbukti dalam menjalankan operasi militer, TNI selalu berhasil menumpas satu persatu musuhnya.
Aksi TNI tentu membuat bangga Indonesia. Berikut ini operasi TNI yang dikutip merdeka.com, Rabu (7/11):
Advertisement
Anggota Kopassus berhasil berhasil menyerang kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan berhasil mengakhir penyanderaan Camp Kimbely, Tembagapura, Papua pada 2017 lalu. Penyerangan terdiri dari 13 Anggota Kopassus dan 30 pasukan elite Batalyon 751 Raider ditugaskan untuk merebut Camp Kimbely. Sementara 2 tim Peleton Intai Tempur Kostrad atau Tontaipur kebagian jatah menghabisi kelompok separatis di Dusun Binti.
"Mereka langsung kocar kacir dan melarikan diri ke hutan begitu ada serangan. Tapi masih terjadi kontak senjata terus," kata Kapendam Cendrawasih Kolonel Muhammad Aidi.
Advertisement
Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau mendeteksi adanya dua pesawat tempur asing masuk wilayah NKRI di Natuna, Kepulauan Riau, awal bulan lalu. Pihak TNI AU langsung mengerahkan dua jet tempur F16 Fighting Falcon untuk mengusir pesawat yang belum diketahui asalnya itu.
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama TNI Ronny Irianto Moningkar langsung memerintahkan jajarannya untuk manuver dan melakukan scramble (perebutan wilayah) di langit Natuna. Melihat pesawat tempur TNI AU mulai mendekati, kedua pesawat asing tersebut langsung kabur.
Advertisement
Prajurit TNI bertugas di Pos Ilaga menembak mati anggota kelompok kriminal bersenjata pada 2017 lalu. Peristiwa itu terjadi di Kampung Kago, Ilaga, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.
Insiden itu terjadi beberapa saat setelah prajurit bertugas di Pos Ilaga mendengar suara tembakan berjarak sekitar satu kilometer. Kemudian dipertegas dengan laporan masyarakat melaporkan kelompok OPM membawa senjata telah masuk kampung. Penembakan tersebut menewaskan satu anggota kelompok kriminal bersenjata bernama Beti Murib.
Advertisement
16 Maret 2011 silam Kapal MV Sinar Kudus berbendera Indonesia dibajak perompak Somalia, tepatnya di Perairan Somalia sekitar 350 mil laut tenggara Oman. Kapal tersebut membawa 20 anak buah kapal atau ABK. Dalam pembebasan ini dibentuklah Satgas Merah Putih, Satuan tugas militer ini dibentuk untuk menyelamatkan awak kapal MV Sinar Kudus yang dibajak perompak. 20 AWK tersebut berhasil dibebaskan pada 1 Mei 2011.
Operasi ini dipimpin Kolonel Laut (P) M. Taufiqurochman dengan melibatkan dua kapal fregat yakni KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 dan KRI Yos Sudarso-353, satu kapal LPD KRI Banjarmasin-592 dan satu helikopter, âsea ridersâ dan LCVP. Personel yang dikerahkan terdiri atas pasukan khusus dari Kopassus (Satuan 81/Penanggulangan Teror), Korps Marinir (Denjaka) dan Kopaska.
Advertisement
Kontak senjata terjadi antara tim gabungan TNI dan Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Popome, Papua, Sabtu (3/11). Dalam peristiwa itu, dua anggota KKB yang merupakan anak buah Puron Wenda, tewas. Selain itu, tim gabungan juga berhasil merebut dua senjata api yang sempat dirampas KKB.
Kedua senpi yang berhasil direbut adalah senapan serbu/SS 1 dan satu pucuk senpi jenis jungle/US Carabine beserta 341 butir peluru berbagai jenis. Sedangkan anggota KKB yang tewas yaitu Gomes dan Kulomabuk.