Manajer Hubungan Masyarakat PT Toyota-Astra Motor (TAM), Rouli Sijabat, mengatakan, pemesanan Toyota Agya banyak dilakukan melalui media sosial. Walaupun Toyota belum mengeluarkan harga pasti untuk Agya, namun city car tersebut cukup diminati masyarakat.
"Pemesanan Agya terkadang ada yang melalui telepon kepada kami, karena media berita dan bahkan melalui Situs Facebook dan Twitter yang akhirnya konsumen serius memesan unit," ujar Rouli di sela-sela Indonesia International Motor Show (IIMS) 2012 di Arena Pekan Raya Jakarta.
Untuk kepastian harga, Rouli menjelaskan bahwa manajemen Toyota masih menunggu regulasi Low Cost Green Car (LCGC) yang akan dirilis pemerintah pada 2012. Sementara, jumlah pemesan Agya sendiri, Toyota belum bisa menyampaikan detilnya, karena kendaraan tersebut belum secara resmi diluncurkan di Indonesia.
Selain itu, untuk jumlah pemesan Agya di masing-masing gerai Toyota, Rouli menegaskan totalnya berbeda-beda. Syarat untuk peluncuran mobil baru adalah kesiapan produksi unit itu sendiri, kemudian kejelasan harga dan kapan waktu yang dijanjikan untuk pengiriman ke konsumen.
"Namun karena peminat yang inginkan kendaraan itu banyak, maka perlu dikelola oleh staf di gerai kami, sehingga kami buatkan daftar antreannya," jelas dia.
(kpl/bun)