Sindikat Pencopet di Jatim Sering Beraksi di Kendaraan Umum, Waspadai Modusnya

Sindikat pencopet di beberapa daerah di Jawa Timur sering melancarkan aksinya di kendaraan umum, angkutan bus antarkota. Waspadai modusnya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Sindikat Pencopet di Jatim Sering Beraksi di Kendaraan Umum, Waspadai Modusnya
Ilustrasi Penjambretan. ©2014 Merdeka.com

Sindikat pencopet di beberapa daerah di Jawa Timur sering melancarkan aksinya di kendaraan umum, angkutan bus antarkota. Aparat Kepolisian Resor Kota Kediri, Jawa Timur, mengamankan seorang warga Kelurahan Tosaren, Kota Kediri yang terlibat dalam aksi kriminalitas tersebut.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Satuan Reserse dan Narkoba Polresta Kediri AKP Verawati Thalib, pelaku yang sering disebut Adi Bandung itu ditahan polisi setelah melakukan pencopetan di dalam angkutan bus antarkota. Sebelumnya, aparat Polres Kota Kediri sudah melakukan pengintaian terhadap pelaku.

AKP Verawati menambahkan, modus operandi sindikat pencopet itu ialah selalu bergerombol di dekat pintu bus. Sebelum akhirnya melancarkan aksinya ketika para penumpang hendak turun.

"Pelaku ini bergabung dengan jaringan lainnya. Modus operandinya mereka selalu bergerombol di dekat pintu bus, beraksi saat penumpang hendak turun bus," terangnya di Kediri, Selasa, dikutip dari Antara (30/12).

Selain dari Kota Kediri, ada jaringan pencopet lain yang berasal dari kelompok Malang, Jombang, hingga Surabaya. Mereka mengincar para penumpang bus yang lengah.

Polisi telah berhasil menangkap satu pelaku, namun sejumlah rekannya belum tertangkap hingga kini. Dari pengakuan pelaku, ada enam orang yang sering bekerjasama melakukan aksi kejahatan tersebut.

Sementara itu, pelaku mengaku menumpangi bus secara acak, baik antarkota maupun antarprovinsi. Ia juga mengaku telah melakukan aksi serupa hingga 288 kali. Sindikat pencopet ini kemudian membagi hasil kejahatannya di Malang.

Dalam proses penangkapannya, polisi terpaksa melumpuhkan kaki Adi Bandung dengan tembakan. Pasalnya, ia berusaha melawan petugas saat hendak diamankan.

Adi Bandung tercatat sebagai residivis kasus narkotik dan obat-obatan terlarang pada 2016. Setelah bebas dari rumah tahanan, ia melakukan aksi kejahatan lain yakni bergabung dengan sindikat pencopet.

Polisi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara, supaya tidak menjadi korban pencopetan. Para penumpang diharapkan selalu menjaga barang bawaannya.

Rekomendasi