Pamekasan Diterjang Angin Kencang Sepekan Terakhir, BPBD Imbau Warga Lakukan Ini

Hujan deras dan angin kencang terjadi dalam sepekan di semua kecamatan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Potensi cuaca buruk diperkirakan masih akan terjadi hingga Februari 2022. Waspadai ini.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Pamekasan Diterjang Angin Kencang Sepekan Terakhir, BPBD Imbau Warga Lakukan Ini
Ilustrasi angin kencang. ©2017 Merdeka.com

Hujan deras disertai angin kencang merusak sejumlah rumah warga di Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (8/12) malam. Tidak hanya itu, bencana angin kencang yang terjadi juga merobohkan pepohonan dan memutus jaringan listrik di tiga kecamatan lain di Pamekasan.

"Lokasi kejadiannya di Dusun Kobarung, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu," ungkap Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan Budi Cahyono.

Di Dusun Kobarung, terdapat sebanyak sembilan rumah warga mengalami kerusakan, termasuk polindes.

Cuaca Buruk

 
 
 
View this post on Instagram
     

A post shared by H. BADDRUT TAMAM S.Psi (@rabaddruttamam)

Hujan deras disertai angin kencang juga terjadi di Kecamatan Tlanakan, Galis, dan Pasean. Aliran listrik di tiga kecamatan ini juga putus akibat tertimpa pohon tumbang.

"Tim kami masih mendatangi satu per satu lokasi kejadian bencana, akibat hujan deras yang disertai angin kencang ini," lanjut Budi, dikutip dari Antara.

Hujan deras disertai angin kencang di sejumlah kecamatan di Pamekasan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB. Namun, seiring berjalannya waktu, tiupan angin kencang mulai reda.

Sebelumnya, BPBD Pemkab Pamekasan merilis adanya potensi cuaca buruk di Pamekasan hingga beberapa pekan ke depan.

Baca Juga BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Sabtu

Terjadi di Semua Kecamatan

Bencana angin kencang di Pamekasan dilaporkan terjadi  dalam sepekan terakhir di semua kecamatan di wilayah tersebut. Akibatnya, jaringan listrik putus akibat pohon tumbang terjadi di semua kecamatan.

Sementara, bencana angin kencang itu menyebabkan bangunan di dua kecamatan yakni Kecamatan Proppo dan Kecamatan Pademawu mengalami kerusakan.

Kepala Dinsos Pamekasan Moh Tarsun menjelaskan bahwa Pemkab akan memberikan bantuan susulan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak akibat bencana di tiga kecamatan itu.

"Kami masih berkoordinasi dengan tim lapangan mengenai jumlah total rumah warga yang rusak akibat angin kencang tersebut," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan rilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, cuaca buruk masih berpotensi terjadi di Pamekasan dan sekitarnya hingga Februari 2022.

Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana diimbau meningkatkan kewaspadaan.

"Jika ada pohon besar di sekitar pekarangan rumah sebaiknya ditebang saja, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan," tambah Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pemkab Pamekasan Amin Jabir.

Baca Juga Pemkab Pamekasan Gencarkan Pembinaan Akses Modal Usaha bagi Pembudidaya Ikan
Rekomendasi