Kisah Perjuangan Mantan Anggota Paskibraka Jadi Polisi, Sedih Ibunya Buruh Migran

Dhea Lukita Andriana, mantan anggota Paskibraka Nasional tahun 2019 dan 2020 menyampaikan isi hatinya di hadapan hadirin Sidang Kelulusan Akhir Bintara Rekpro 2023 di Jawa Timur. Sejak kecil, anak buruh migran itu memiliki cita-cita menjadi polwan. Dia berharap ibunya tidak lagi bekerja di luar negeri di masa tuanya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Kisah Perjuangan Mantan Anggota Paskibraka Jadi Polisi, Sedih Ibunya Buruh Migran
Dhea Lukita, mantan anggota Paskribraka Nasional berhasil jadi polwan jalur talent scouting 2023. ©2022 Merdeka.com/Instagram @polres_trenggalek

Suasana haru menyesaki ruangan Sidang Penetapan Kelulusan Akhir Bintara Rekpro 2023 di Provinsi Jawa Timur. Saat itu, Dhea Lukita Andriana, mantan anggota Paskibraka Nasional tahun 2019 dan 2020 menyampaikan isi hatinya di hadapan hadirin yang hadir.

Di hadapan Wakapolda Jawa Timur dan Kepala Koordinator Sumber Daya Manusia Polda Jawa Timur serta seluruh undangan yang hadir, Dhea menceritakan perjuangannya berulang kali mendaftarkan diri sebagai anggota Polri hingga akhirnya berhasil.

“Saya hanyalah anak TW (Tenaga Kerja Wanita) yang sejak umur dua tahun sudah ditinggal mama untuk mencari nafkah di luar negeri. Menjadi polisi wanita adalah cita-cita saya sejak kecil,” tuturnya, dikutip dari akun Instagram @polres_trenggalek, Kamis (22/12/2022).

Berulang kali Gagal

Sebelumnya, Dhea telah mengikuti seleksi masuk Polri sebanyak tiga kali dan dinyatakan gagal. Namun, hal itu tidak membuat Dhea menyerah. Benar saja, keberhasilannya muncul pada percobaan keempat saat ia mendaftar Bintara Proaktif TA 2023 Kategori Talent Scouting.

Sosok sang ibu memiliki peran penting dalam perjalanan Dhea. Saat ia bertanya-tanya apakah sanggup meraih cita-cita menjadi polisi, sang ibu selalu memberikan motivasi kepadanya agar tidak mudah menyerah.

“Dari hati kecil saya selalu bertanya-tanya, apakah mungkin bisa (menjadi polwan)? dan Ibulah yang selalu memberikan motivasi kepada saya agar selalu berusaha,” ungkap Dhea di hadapan Wakapolda Jatim Brigjen. Pol. Slamet Hadi Supraptoyo dan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Harry Kurniawan.

Ingin Ibu Pulang

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
     

Sebuah kiriman dibagikan oleh Polres Trenggalek Official (@polres_trenggalek)

Ibunda Dhea yang selama ini menjadi buruh migran di Singapura datang menghadiri sidang akhir sang putri. Saat Dhea mengungkapkan isi hatinnya di hadapan para hadirin di ruang sidang hingga tak kuasa membendung air mata, dari arah belakang sang ibu menghampiri putri kesayangannya itu. Dia berusaha menenangkan Dhea dengan menepuk-nepuk bahunya.

Sementara itu, Dhea masih melanjutkan mengungkapkan isi hatinya saat ini. Dia mengaku ingin sang ibu tidak lagi menjadi buruh migran di luar negeri karena usianya sudah menginjak senja.

“Saya ingin ibu saya tidak lagi bekerja di luar negeri. Agar di masa tuanya Ibu bisa melihat saya dengan penuh kebanggaan dan semua pengorbanan ibu saya tidak sia-sia,” imbuh Dhea.

Sang ibu juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada para petinggi Polda Jatim yang hadir dalam sidang casis Polri 2023 itu. Ia mengaku senang dan bangga anaknya kini telah sah menjadi bagian dari Polri.

Baca Juga Ratusan Ribu Jamaah Selawat Nariyah Padati Haul Masyayikh Situbondo, Doakan Bangsa Lebih Baik
Halaman Berikutnya Menteri LH Sebut Jatim Peringkat 1 Nasional Kelola Lingkungan dan Sampah
Rekomendasi