Sempat Bikin Ganjar Pranowo Terkejut, Ternyata Ini Penyebab Banjir di Kebumen

Pada Senin (26/10), sejumlah wilayah di Kebumen diterjang banjir yang menyebabkan sekitar 2.000-an warga harus mengungsi. Sebenarnya apa yang menyebabkan banjir di sana bisa terjadi?

Shani Ramadhan Rasyid
Oleh Shani Ramadhan Rasyid - Reporter
Sempat Bikin Ganjar Pranowo Terkejut, Ternyata Ini Penyebab Banjir di Kebumen
Ganjar Tinjau Pembangunan Tanggul Penyebab Banjir Kebumen. ©2020 Merdeka.com

Pada Senin (26/10), wilayah Kebumen dan Cilacap diterjang sejumlah bencana hidroeteorologi seperti banjir dan tanah longsor. Di Kebumen sendiri, banjir menggenangi 13 kecamatan dan menyebabkan sekitar 2.000-an warga harus mengungsi. Namun sejumlah warga yang harus mengungsi itu kini telah kembali ke rumah masing-masing begitu banjir surut.

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kebumen Teguh Kristianto mengatakan penyebab banjir adalah keberadaan empat tanggul besar yang jebol. Selain itu, curah hujan yang di atas rata-rata karena fenomena La Nina menyebabkan sudah terjadi banjir walau masih memasuki awal musim penghujan.

Kini, hampir semua tanggul yang jebol itu telah diperbaiki. Tapi pertanyaannya, kenapa tanggul itu bisa jebol? Bukankah tanggul itu memang difungsikan untuk menahan air yang meluap? Berikut selengkapnya:

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa tanggul itu sebenarnya sudah sengaja dilubangi para petani untuk pengairan sawah. Orang nomor satu se-Jawa Tengah itu menyayangkan perbuatan tersebut dan berharap ke depannya tidak ada kesalahan itu lagi.

“Kenapa dilubangi? Karena butuh air untuk pertanian, maka saya minta ini tidak boleh terjadi lagi. Ayo warga semua tolong dijaga tanggulnya,” kata Ganjar mengutip dari ANTARA pada Selasa (3/11).

Ganjar sebenarnya sempat terkejut mendengar penyebab jebolnya tanggul itu dan meminta pemerintah desa untuk mengedukasi warga untuk menjaga tanggul agar tidak terjadi bencana lagi. Dia juga sudah mendengar bahwa pihak desa telah mengajukan kepada pemerintah bantuan sebuah pompa air berkapasitas besar dan menilai hal tersebut merupakan solusi yang bagus.

"Tadi Pak Lurah mengusulkan pompa, maka Pak Bupati Kebumen tolong dibantu. Kalau tidak bisa, nanti kami juga ikut bantu, Kementerian Pertanian, CSR pasti bisa bantu, tapi ini tolong menjadi perhatian karena kalau itu dijaga, maka semuanya bisa aman," ujarnya.

Secara keseluruhan, Ganjar melihat bahwa penanganan banjir di Kebumen sudah tertangani dengan baik. Sementara itu, semua bantuan siap didistribusikan ke daerah-daerah yang dilanda bencana.

“Sekarang sudah ditangani. Tanggul yang jebol juga sudah diperbaiki oleh BBWS dan saya minta dipercepat karena ini masih musim penghujan,” kata Ganjar.

Rekomendasi