Pramugari Korea Selatan Dikonfirmasi Terinfeksi Virus Corona, Ini 5 Faktanya

Wabah Virus Corona yang terjadi di Korea Selatan beberapa minggu ini meningkat drastis. Kasus yang sangat mengejutkan, pramugari Korean Air yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona.

Intan Kumalasari
Oleh Intan Kumalasari - Reporter
Pramugari Korea Selatan Dikonfirmasi Terinfeksi Virus Corona, Ini 5 Faktanya
Korean Air. ©blogspot.com

Wabah Virus Corona yang terjadi di Korea Selatan beberapa minggu ini meningkat drastis. Hari ini, Rabu (26/02) pukul 04.00 sore waktu setempat, jumlah kumulatif pasien yang dikonfirmasi di Korea telah meningkat menjadi 1.261, dikutip dari twitter @KBSnews.

Dilansir dari Liputan6.com, kasus Virus Corona di Korea Selatan meningkat tajam dari pekan lalu yang dilaporkan sebanyak 51 kasus infeksi. Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in telah mengeluarkan peringatan merah.

Peningkatan status siaga merah ini diperuntukkan seluruh wilayah di Korea Selatan, dilansir dari The Guardian (24/2). Kasus yang sangat mengejutkan, pramugari Korean Air yang dikonfirmasi positif terinfeksi Virus Corona.

Salah satu kasus yang mengejutkan datang dari penerbangan Korea Selatan. Hal ini terkait dengan adanya salah satu pegawai yang terinfeksi wabah mematikan.

Seorang pramugari Korean Air dinyatakan positif Virus Corona. Dilansir dari Business Insider, Rabu (26/2), hal ini disampaikan maskapai Korea Selatan pada Selasa, 25 Februari 2020.

Dilansir dari KBS World Radio, Pramugari yang terinfeksi Corona berada dalam penerbangan rute Incheon-Los Angeles. Pramugari Korean Air melakukan penerbangan pada tanggal 19-20 Februari lalu.

Kabar tersebut menghebohkan masyarakat Korea Selatan, terutama yang tinggal di Los Angeles. Dengan meluasnya kabat tentang pramugari positif corona, diperkirakan masuknya warga Korea Selatan ke Amerika Serikat dibatasi.

Dilansir dari Liputan6.com Korean Air bekerja sama dengan Pusat Kendali dan Pencegahan Wabah Korea untuk mencegah penyebaran virus. Tindakan yang diambil berikutnya, pramugari yang menunjukkan gejala corona untuk mengisolasi diri, serta memasang pendeteksi panas di lokasi-lokasi mereka beroperasi.


Kasus yang menimpa pramugari Korean Air, berdampak begitu besar bagi maskapai penerbangan. Dikutip dari Liputan6.com, Korean Air mengonfirmasi menutup sementara kantor mereka di Bandara Incheon.

Hal tersebut guna untuk melakukan pembersihan menyeluruh. Padahal pada akhir Januari 2020, pihak maskapai mengumumkan sudah membentuk tim darurat. Serta meminta pramugari mengenakan masker dan sarung tangan karet di semua rute.

Dilansir dari Liputan6.com, kasus virus corona di Korea Selatan meningkat tajam dari pekan lalu yang dilaporkan sebanyak 51 kasus infeksi. Hari ini, Rabu (26/2) pukul 04.00 sore KST, jumlah kumulatif pasien yang dikonfirmasi di Korea telah meningkat menjadi 1.261, dikutip dari twitter @KBSnews.

Rekomendasi