Selain RTH, Ahok gusur Kalijodo biar warga tak jualan narkoba
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan, Pemprov DKI akan tetap membongkar bangunan di kawasan Kalijodo pada 29 Februari mendatang. Menurutnya, apapun alasannya, yang dilakukan warga dengan mendirikan bangunan jelas melanggar hukum.
"Ya saya tidak bisa membiarkan alasan untuk kerja lalu untuk melanggar aturan. Kalau begitu kita jual narkoba saja. Toh kalau saya jual narkoba, saya bisa bantu puluhan ribu orang," kata Ahok di Balai Kota, Rabu (24/2).
"Boleh enggak saya jual narkoba supaya saya bisa bantu Rp 10 ribu-20 ribu orang kerja sama saya? Tidak boleh."
Ahok menjelaskan jika negara berjalan berdasarkan hukum, kawasan Kalijodo yang sejatinya merupakan kawasan hijau harus dikembalikan ke peruntukkan awal. "Kita butuh 33 persen hijau," ujarnya.
Lebih lanjut, mantan Bupati Belitung Timur ini menambahkan, Pemprov DKI telah menyediakan tempat tinggal yang lebih baik di Rusun Marunda. Pemprov juga menjamin kelangsungan pendidikan anak-anak Kalijodo.
Ahok berjanji, Pemprov DKI akan mencarikan beasiswa bagi anak-anak yang sempat menghuni kawasan Kalijodo. Selain itu, untuk mempermudah akses belajar, Pemprov menyediakan bus sekolah.
"Banyak orangtua berterima kasih sekarang, karena anak-anak kita urusi," kata dia.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya