Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KKP: Ikan mati di Ancol karena berebut oksigen dengan fitoplankton

KKP: Ikan mati di Ancol karena berebut oksigen dengan fitoplankton Ribuan ikan mati di Pantai Ancol. ©2015 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan ikut meneliti penyebab ribuan ikan mati misterius di Pantai Ancol. Dugaan sementara, ikan-ikan itu mati karena berkembangnya Fitoplankton yang tumbuh dari nutrient yakni limbah rumah tangga.

"Ini diduga karena Fitoplankton dan ikan saling berebut oksigen. Fitoplankton ini awal kondisinya mati suri di bawah laut sampai akhirnya dia menerima asupan nutrient yakni limbah rumah tangga seperti detergen. Yang akhirnya berkembang dan mengambil semua oksigen. Hingga akhirnya ikan mati," kata Tati di Ancol, Senin (1/12).

Tati menjelaskan, saat nutrient tinggi, bersamaan pula sinar matahari bertambah panas, yang mengakibatkan berkembang biak Fitoplankton semakin pesat dan menjadi blooming atau peledakan.

"Suhu Rabu lalu 34 derajat sampai Kamis suhu naik jadi 35 derajat, sehingga ada intensitas cahaya yang membuat mereka (fitoplankton) bisa berfotosintesa. Dan ini sepertinya kejadian peledakan hari Kamis lalu, hanya saja baru kemarin ini ikan terlihat mati," ungkapnya.

Lanjutnya, saat blooming terjadi, ikan-ikan itu mereka membutuhkan oksigen yang banyak. Tapi yang terjadi kemungkinan antara ikan dan fitoplankton lain berebut sehingga biota laut yang lain tidak kebagian oksigen.

"Dan sebenarnya sudah bukan rahasia umum lagi jika perairan di Jakarta baik kualitas air dan sumber daya ikannya sudah pada tergedrasi," tutupnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP