Dishub DKI Sebut 173 Sepeda Sewa Rusak Akibat Demo Rusuh Tanggung Jawab Operator
Merdeka.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan kerusakan dan kehilangan sepeda sewa atas dampak demonstrasi pada Kamis (8/9) merupakan tanggung jawab operator. Tercatat, akibat peristiwa tersebut 173 unit sepeda sewa rusak.
"Untuk sepeda sewa memang ini menjadi tanggung jawab dari operator, jadi ada sekitar 173 sepeda sewa yang dibakar dan hilang," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo, Minggu (11/9).
Syafrin menuturkan, tanggung jawab atas invetaris sepeda sewa memang telah disepakati oleh pihak operator. Untuk itu, ia berharap agar pihak operator segera mengadakan kembali sepeda sewa untuk diletakan di titik-titik yang telah disediakan.
"Kami harapkan operator itu segera menyiapkan kembali sepeda sewa untuk titik tertentu yang sudah disepakati agar masyarakat yang biasa menggunakan sepeda sewa pada back station yang sudah disiapkan itu tetap tersedia," tuturnya.
Diketahui, sebanyak 128 unit sepeda sewa terbakar saat peristiwa demo Kamis lalu, 45 di antaranya rusak. "Kerusakan sepeda sewa atau bike share diperkirakan jumlah kerugian sebesar Rp 342,5 juta," kata Syafrin.
Dia menyatakan pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan perusahaan penyedia layanan sepeda sewa tersebut. "Untuk penggantian sepedanya akan kami koordinasikan dengan perusahaannya," jelasnya.
Sebelumnya, jutaan buruh melakukan aksi mogok nasional dan memilih turun ke jalan menolak pengesahan rancangan Undang-Undang Cipta Kerja. Begitu juga elemen masyarakat lainnya, seperti pelajar dan mahasiswa. Namun tak sedikit, aksi demonstrasi yang semula damai berujung anarkis.
Di ibu kota, kerusuhan terus meluas di beberapa tempat hingga Kamis (8/10) malam. Bentrokan antara massa perusuh dengan aparat keamanan tak terhindarkan.
Sejumlah fasilitas umum tak luput dari amukan massa yang beringas. Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi salah satu sasaran amuk massa. Mereka melempari kaca gedung dengan batu dan benda keras lainnya. Mereka juga membakar sebagian bangunan.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan secara total ada 25 halte Transjakarta yang mengalami kerusakan dampak dari kerusuhan demo penolakan Undang-Undang Cipta Kerja.
Dia juga menyayangkan adanya tindakan anarkis oleh sejumlah oknum untuk merusak hingga membakar fasilitas umum di Ibu Kota.
"Karena tempat-tempat tersebut adalah fasilitas umum yang digunakan untuk masyarakat umum, seperti halte kurang lebih ada 25 halte (rusak)," kata Riza.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya