Pemprov DKI Jakarta bakal melarang kendaraan roda dua melintasi sepanjang Jalan Thamrin hingga Sudirman. Sebagai gantinya, mereka bakal memperlebar pedestrian hingga 9,5 meter hingga 10 meter. Rencana ini baru akan dikerjakan 2017 mendatang.Kebijakan itu dicontoh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok agar wilayahnya seperti kawasan Eropa. Menurut Ahok, di Eropa trotoarnya sangat lebar, sedangkan jalur lambatnya tidak ada."Di Eropa saja tidak ada jalur lambat dan trotoarnya lebar. Cuma satu jalur cepat dan mobil kanan kiri boleh parkir asal jalan terus, itu saja," kata Ahok di Balai kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (20/4).Upaya ini dilakukan, kata Ahok, untuk menunjang pembangunan mass rapid transit (MRT). Dengan memperlebar trotoar, warga DKI yang menggunakan MRT akan dibuat nyaman saat berjalan keluar masuk stasiun."Bukan penghilangan jalur lambat. Kita ingin semua jalur sama jumlahnya," terangnya.
Ahok: Di Eropa saja tidak ada jalur lambat dan trotoarnya lebar
Upaya ini dilakukan, kata Ahok, untuk menunjang pembangunan mass rapid transit (MRT).
Rekomendasi